UNIVERSITAS GUNADARMA
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
Anggota Kelompok :
Abdul Rohman
(50416018)
Anwar Sadat (50416977)
Ghaza Try Isbullah
(53416013)
Renaldy Dwi Julianto
(56416169)
Yeni Erlinda
(57416739)
Regulasi dan Prosedur Pengadaan Barang dan Jasa dalam Jenis Usaha Konsultan IT
Diajukan Guna
Melengkapi Tugas ke-3 Mata Kuliah Pengantar Bisnis Informatika#
Jakarta
2019
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah
melimpahkan Rahmat dan Karunia-Nya, sehingga proposal usaha di bidang konsultan
dapat diselesaikan dengan tepat pada waktunya.
Penyusunan proposal usaha ini banyak mendapat
bantuan dari berbagai sumber dan pihak. Oleh karena itu, ucapan terima kasih
kepada berbagai pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan proposal usaha
ini.
Proposal ini diharapkan dapat berguna dan
bermanfaat, meskipun disadari bahwa proposal usaha ini masih jauh dari sempurna
dan banyak kesalahan. Oleh karena itu, diharap bagi para pembaca untuk bisa
menyampaikan saran dan kritiknya yang membangun. Kritik konstruktif dari
pembaca akan memperbaiki proposal usaha berikutnya. Akhir kata, semoga proposal
usaha ini bisa bermanfaat bagi kita semua.
Jakarta,
4 Desember 2019
Penyusun
Daftar
Isi
Halaman Judul
KATA PENGANTAR..................................................................................................................2
I. Regulasi dan
Prosedur Pengadaan Barang dan Jasa.............................................................4
II. Sumber Informasi Tentang Penawaran atau Peluang Proyek TIK....................................8
III. Kerangka Dokumen yang Tertuang dalam Kerangka Acuan Kerja (KAK)....................11
IV. Format dan Tipe Proposal................................................................................................14
V. Contoh Penyusunan
Proposal Usaha dalam Jenis Konsultan IT..........................................16
KATA PENGANTAR.................................................................................................................17
Daftar Isi.....................................................................................................................................18
BAB I.........................................................................................................................................19
PENDAHULUAN..................................................................................................................19
BAB II........................................................................................................................................22
ASPEK PEMASARAN.............................................................................................................22
BAB III......................................................................................................................................26
ASPEK PRODUKSI.................................................................................................................26
BAB IV......................................................................................................................................32
ASPEK KEUANGAN...............................................................................................................32
BAB V.......................................................................................................................................34
PENUTUP..............................................................................................................................34
Daftar Pustaka...........................................................................................................................35
Dalam menjalankan fungsi perusahaan, sudah pasti
dibutuhkan logistik, peralatan dan jasa yang menunjang optimalnya kerja suatu
instansi. Kebutuhan ini dipenuhi oleh beberapa pihak, baik itu Induk perusahaan
pemerintah maupun Anak Perusahaan. Berbeda dengan pengadaan barang dan jasa di
instansi dan perusahaan Pemerintah, pengadaan barang dan jasa di instansi
pemerintahan lebih rumit karena berhubungan dengan perhitungan APBN/APBD yang
digunakan untuk membayar barang atau jasa tersebut.
Aktivitas pengadaan tidak terbatas pada proses
pengadaan, namun cakupan aktivitas pengadaan meliputi lima kegiatan utama,
yaitu rencana pengadaan, proses
pengadaan, penerimaan dan penyimpanan, serta pemakaian dan manajemen
aset, dan tiga transaksi, yaitu transaksi pembelian barang/jasa (kontrak),
transaksi penerimaan barang/jasa, dan transaksi pengeluaran atau penggunaan
barang/jasa.
Dalam proses pengadaan barang dan jasa, ada beberapa
istilah yang perlu diketahui agar tidak menimbulkan ambiguitas dan
misinterpretasi. Beberapa diantaranya adalah:
1.
Barang, merupakan
istilah yang digunakan untuk menyebut benda, baik dalam bentuk bahan baku,
setengah jadi, maupun barang jadi yang menjadi objek dari pengadaan barang
pemerintah.
2.
Jasa, terbagi menjadi
Jasa Konsultasi, Jasa Pemborongan dan Jasa lainnya.
3.
Pejabat Pembuat
Komitmen (PPK), merupakan pemilik pekerjaan yang bertanggung jawab atas
pelaksaan proses pengadaan barang dan jasa pemerintah,yang diangkat oleh Pengguna
Anggara/ Kuasa Pengguna Anggaran.
4. Penyedia barang jasa,
merupakan perusahaan maupun badan usaha perseorangan yang menyediakan
barang/jasa.
A.
Tata Cara / Metode
Pemilihan Penyedia Barang
a.
Pelelangan
Kelompok
Kerja ULP (pejabat pengadaan) memilih metode pemilihan Penyedia Untuk pengadaan
yang dilakukan melalui pelelangan, metode pemilihan dibedakan menjadi:
a)
Pelelangan Umum;
b)
Pelelangan Sederhana;
dan
c)
Pelelangan Terbatas.
Pada prinsipnya pengadaan menggunakan metode
Pelelangan Umum. Pelelangan Sederhana dapat digunakan untuk pengadaan yang
tidak kompleks dan bernilai sampai dengan Rp5.000.000.000,00 (lima miliar
rupiah). Pelelangan Terbatas dapat digunakan untuk pengadaan dengan jumlah
Penyedia yang mampu melaksanakan diyakini terbatas dan Pekerjaan Kompleks.
b.
Penunjukan Langsung
Kelompok
Kerja ULP/Pejabat Pengadaan menetapkan metode Penunjukan Langsung sesuai
kriteria yang ditetapkan dalam Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010 yang
terakhir diubah dengan Peraturan Presiden No. 70 Tahun 2012 beserta petunjuk
teknisnya. Pemasukan Dokumen Penawaran menggunakan metode 1 (satu) sampul.
Evaluasi kualifikasi dilakukan dengan sistem gugur dan dilanjutkan dengan
klarifikasi teknis dan negosiasi harga.
c.
Pengadaan Langsung
Pengadaan
Langsung dapat dilakukan terhadap pengadaan yang bernilai sampai dengan
Rp200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) dengan ketentuan sebagai berikut: a)
merupakan kebutuhan operasional K/L/D/I; b) teknologi sederhana; c) risiko
kecil; dan/atau d) dilaksanakan oleh Penyedia orang perseorangan dan/atau badan
Usaha Mikro dan Usaha Kecil serta koperasi kecil. Pengadaan Langsung
dilaksanakan berdasarkan harga yang berlaku di pasar kepada Penyedia yang
memenuhi kualifikasi. Penyedia tidak diwajibkan untuk menyampaikan formulir
isian kualifikasi, apabila menurut pertimbangan Pejabat Pengadaan, Penyedia
dimaksud memiliki kompetensi atau untuk Pengadaan Langsung yang menggunakan
tanda bukti perjanjian berupa bukti pembelian/kuitansi. Pengadaan Langsung
dilaksanakan oleh 1 (satu) orang Pejabat Pengadaan.
d.
Kontes
Kontes
dilakukan untuk pengadaan yang memiliki karakteristik: a) tidak mempunyai harga
pasar; dan b) tidak dapat ditetapkan berdasarkan harga satuan.
Metode
penyampaian dokumen adalah 1 (satu) sampul.
Evaluasi
administrasi dilakukan oleh Kelompok Kerja ULP/Pejabat Pengadaan dan evaluasi
teknis dilakukan oleh Tim Juri/Tim Ahli dengan memberi nilai terhadap kriteria
yang telah ditetapkan dalam Dokumen Kontes.
B.
Panitia Pengadaan dan
Penyedia Barang/Jasa
Anggota panitia harus memenuhi beberapa persyaratan termasuk
penguasaan tentang prosedur pengadaan, substansi pengadaan, jenis pekerjaan
yang akan dilakukan, serta memiliki sertifikat pengadaan barang/jasa pemerintah
dan tidak mempunyai hubungan keluarga dengan pejabat pengangkat.
Sama halnya dengan panitia pengadaan, penyedia
barang dan jasa pemerintah juga diharuskan memenuhi kriteria tertentu yang
ditentukan dalam peraturan tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Ketidaklengakapan persyaratan ini dapat menjadi penyebab tidak diakuinya
penyedia barang/jasa dalam lelang atau penunjukan oleh instansi terkait.
Berikut ini beberapa kriteria penyedia barang/jasa:
a.
Memiliki keahlian,
kemampuan manajerial dan teknis yang memadai, berpengalaman yang sesuai dengan
persyaratan yang diminta oleh instansi yang memberikan proyek pengadaan
barang/jasa.
b.
Memenuhi aturan
menjalankan usaha seperti yang ditentukan oleh perundang-undangan menyangkut
bentuk dan legalitas usaha.
c.
Mempunyai kapasitas
hukum untuk menandatangani kontrak untuk proyek yang akan dikerjakan.
d.
Bebas dari keadaan
pailit, pengawasan pengadilan maupun memiliki direksi yang tidak dalam proses
hukum.
e.
Memenuhi kewajiban
sebagain wajib pajak pada tahun sebelumnya yang dibuktikan dengan pelampiran
SPT dan SSP tahun terakhir.
f.
Pernah menangani proyek
pengadaan barang/jasa untuk institusi swasta maupun pemerintah dalam kurun
waktu 4 tahun terakhir. Poin ini termasuk pengalaman subkontrak pengadaan
barang/jasa.
g.
Memiliki alamat tetap
dan dapat dijangkau dengan pos.
h.
Tidak masuk daftar
hitam penyedia barang/jasa.
C.
Prinsip Dasar Pengadaan
Pengadaan barang/jasa dilaksanakan
dengan menggunakan prinsip dasar sebagai berikut:
1.
Transparan: semua
ketentuan dan informasi, baik teknis maupun administratif termasuk tata cara
peninjauan, hasil peninjauan, dan
penetapan penyedia barang/jasa harus bersifat terbuka bagi penyedia barang/jasa
yang berminat dan mampu tanpa diskriminasi;
2.
Adil: tidak diskriminatif dalam memberikan perlakuan bagi semua
calon penyedia barang/jasa dan tidak
mengarah untuk memberikan keuntungan
kepada pihak tertentu, dengan cara atau alasan apa pun;
3.
Bertanggung jawab: mencapai sasaran baik fisik, kualitas, kegunaan, maupun manfaat bagi kelancaran
pelaksanaan usaha sesuai dengan prinsip-prinsip
dan kebijakan serta ketentuan yang
berlaku dalam pengadaan barang/jasa;
4.
Efektif: sesuai
dengan kebutuhan yang telah ditetapkan
dan dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi para pihak
terkait;
5.
Efisien: menggunakan
dana, daya, dan fasilitas secara optimum
untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan dengan biaya yang wajar dan tepat
pada waktunya;
6.
Kehati-hatian: berarti
senantiasa memperhatikan atau patut menduga terhadap informasi, tindakan, atau
bentuk apapun sebagai langkah antisipasi untuk menghindari kerugian
material dan imaterial selama
proses pengadaan, proses pelaksanaan pekerjaan, dan paska pelaksanaan pekerjaan;
7.
Kemandirian: berarti
suatu keadaan dimana pengadaan barang/jasa dikelola secara profesional
tanpa benturan kepentingan dan pengaruh/tekanan dari pihak
manapun;
8.
Integritas: berarti
pelaksana pengadaan barang/jasa harus berkomitmen penuh untuk memenuhi etika
pengadaan;
9.
Good Corporate
Governance: Memenuhi prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
A.
Proses mencari
informasi peluang usaha
Informasi sangat penting dalam mencari
peluang-peluang yang ingin kita ketahui sebagai wahana keterbukaan kita kepada
bermacam-macam berita yang ada di lingkungan kita. Banyak informasi yang sering
terabaikan, hal ini disebabkan oleh kekurangmampuan kita dalam mengenali dan
menggali peluang-peluang yang ada. Banyak sumber untuk memperoleh informasi,
dari mulai media cetak sampai pada media elektronik. Semakin lengkap
sumber-sumber informasi yang ada tentu semakin mempermudah kita untuk
memperoleh informasi mengenai peluang berbisnis. Kecanggihan teknolgi dan
sumber informasi yang banyak sebagi contoh: majalah, Koran, televise, brosur,
pamphlet, baligo, buku, internet, radio, dan lain-lain. Media-media informasi
itu harus kita manfaatkan secara maksimal agar timbale balik manfaat yang ada
mengarah kepada kita sebagai pencari informasi terutama informasi peluang
bisnis. Berikut beberapa tips dalam mencari informasi peluang bisnis :
·
Informasi tentang
kepribadian dan kemampuan dirinya -> Temukenali Diri Anda
·
Peluang yang dapat
diraih
·
Kebutuhan dan keinginan
konsumen
·
Lingkungan yang
dihadapi
·
Situasi persaingan
·
Dukungan dan trend
kebijakan pemerintah
B.
Tahapan pengembangan
usaha
Tahapan
– tahapan yang dilakukan dalam proses pengembangan usaha yaitu :
·
Ide Usaha
·
Kelayakan (business
plan)
·
Implementasi (business
process)
·
Prestasi
C.
Sumber ide usaha
Ide
usaha dapat diperoleh dari berbagai sumber diantaranya :
·
Berdasarkan hobi
·
Berdasarkan keahlian (
contoh : latar belakang pendidikan)
·
Merupakan usaha warisan
·
Membuat inovasi baru
·
Menyesuaikan dengan
kebutuhan sekitar
D.
Faktor utama sebelum
memulai usaha
Terdapat
beberapa faktor utama yang harus dipertimbangkan sebelum memulai usaha, yaitu :
·
Faktor kelayakan pasar
·
Faktor kesukaan
·
Faktor keahlian atau
familiaritas
·
Faktor dana
·
Faktor bahan baku
·
Faktor sumber daya
manusia dan teknologi
·
Faktor kepribadian
E.
Perkembangan bisnis TI
dunia
Mungkin
setiap orang saat ini sangat bergantung sekali kepada komputer, keberadaan
komputer saat ini bukan lagi merupakan barang mewah, Alat ini sudah digunakan
di berbagai bidang pekerjaan, termasuk dalam dunia pendidika. Pengenalan
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), diharapkan dapat membuat perubahan
pesat dalam kehidupan yang mengalami penambahan dan perubahan dalam penggunaan
beragam produk TIK melalui perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi, kita
bisa mencari, mengeksplorasi, menganalisis, dan saling tukar informasi secara
efisien dan efektif. TIK akan memudahkan kita, mendapatkan ide dengan cepat dan
bertukar pengalaman dari berbagai kalangan. Mulai dari anak-anak hingga dewasa,
wanita pun begitu, sekarang, tidak sedikit negara yang menyerahkan teknologi
informasi dan komunikasi kepada wanita, wanita dinilai lebih cekatan dalam
mengembagkan bisnis di bidang TIK.
Dengan
demikian, diharapkan dapat mengembangkan sikap inisiatif dan kemampuan belajar
mandiri, sehingga kita dapat memutuskan dan mempertimbangkan sendiri kapan dan
dimana penggunaan TIK secara tepat dan optimal, termasuk implikasinya saat ini
dan di masa yang akan datang.
Teknologi
Informasi dan Komunikasi mencakup dua aspek, yaitu Teknologi Informasi dan
Teknologi Komunikasi. Teknologi Informasi, meliputi segala hal yang berkaitan
dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan
informasi. Sedangkan Teknologi Komunikasi merupakan segala hal yang berkaitan
dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari
perangkat yang satu ke lainnya.
Oleh
karena itu, Teknologi Informasi dan Teknologi Komunikasi adalah suatu padanan
yang tidak terpisahkan yang mengandung pengertian luas tentang segala kegiatan
yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, dan
transfer/pemindahan informasi antar media.
TIK
pun sekarang digunakan di bidang ekonomi, upaya keras dari pemerintah untuk
membangun sarana dan fasilitas teknologi informasi dan telekomunikasi di
Indonesia bertujuan untuk memfasilitasi kegiatan interakasi ekonomi-sosial
masyarakat dan sektor produksi. Oleh sebab itu pemerintah berupaya keras untuk
memperluas jangkauan layanan telekomunikasi sampai ke seluruh lapisan
masyarakat. Instrumen yang digunakan selama ini adalah melalui badan usaha
operator telekomunikasi yang melakukan usaha/bisnis layanan telekomunikasi
melalui layanan fixed line, seluler, atau satelit. Secara teknis cara ini telah
berhasil membuat fasilitas telekomunikasi menjangkau seluruh wilayah geografis
Indonesia (dari Sabang sampai Merauke). Namun keterjangkauan teknis-geografis
ini tidak membuat sistem telekomunikasi terjangkau bagi masyarakat, yang
merupakan sasaran utama. didalam perkembangan bisnis di dunia it sendiri
terdapat jenis dan tipe bisnis Terdapat 2 macam bisnis informatika yaitu produk
dan jasa.
1.
Produk
·
Hardware / Perangkat
Keras
·
Software / Perangkat
Lunak
2.
Jasa
·
Aplikasi
·
e-commerce
·
Infrastruktur informasi
dan komputer
Kerangka Acuan Kerja atau Kerangka Acuan Kegiatan
yang disingkat KAK adalah dokumen perencanaan kegiatan yang berisi
penjelasan/keterangan mengenai apa, mengapa, siapa, kapan, di mana, bagaimana,
dan berapa perkiraan biayanya suatu kegiatan. Dengan kata lain, KAK berisi
uraian tentang latar belakang, tujuan, ruang lingkup, masukan yang dibutuhkan,
dan hasil yang diharapkan dari suatu kegiatan. KAK dalam bahasa Inggris adalah Term
Of Reference yang disingkat TOR.
KAK merupakan gambaran umum dan penjelasan mengenai
kegiatan yang akan dilaksanakan sesuai dengan tugas dan fungsi Kementerian
Negara/Lembaga. Dalam KAK tercakup latar belakang, maksud dan tujuan, indikator
keluaran dan keluaran, cara pelaksanaan kegiatan, pelaksana dan penanggung
jawab kegiatan, jadwal kegiatan, dan biaya kegiatan.
Fungsi KAK adalah untuk menentukan topik proyek,
merumuskan masalah kemudian mencari jawaban atas permasalan melalui metode dan
alat yang ditentukan, sekaligus menyelesaikan tugas proyek tepat waktu. TOR
sangat penting bagi MP, ia akan cepat mengerti apa yang akan dikerjakan kendati
ia tidak mengikuti rapat tim. Selain itu TOR ini menjadi semacam catatan pertanggungjawaban
atau akuntabilitas dan bukti transparansi bagi seluruh tim proyek.
Dalam rangka penyusunan Standar Biaya Khusus (SBK),
KAK disusun berdasarkan Peraturan Dirjen Anggaran Nomor PER-2/AG/2010.
1)
Latar Belakang (Why)
·
Dasar hukum:
Menjelaskan dasar hukum yang terkait dan kebijakan Kementerian Negara/Lembaga
yang merupakan dasar keberadaan kegiatan/aktivitas berkenaan berupa Peraturan
Perundangan yang berlaku, Rencana Strategis Kementerian Negara/Lembaga, dan
Tugas Fungsi Kementerian Negara/Lembaga;
·
Gambaran umum:
Penjelasan secara singkat mengapa (why) kegiatan tersebut dilaksanakan
dan alasan penting kegiatan tersebut dilaksanakan serta keterkaitan kegiatan
yang dipilih dengan kegiatan keluaran (output) dalam mendukung
pencapaian sasaran dan kinerja program/yang pada akhirnya akan mendukung
pencapaian tujuan kebijakan.
2)
Kegiatan Yang
Dilaksanakan (What)
·
Uraian Kegiatan
·
Batasan Kegiatan
3)
Maksud dan Tujuan (Why)
·
Maksud Kegiatan:
Menjelaskan mengapa (why) kegiatan harus dilaksanakan
·
Tujuan Kegiatan: Hasil
akhir yang diharapkan dari suatu kegiatan (bersifat kualitatif) dan manfaat (outcome)
kegiatan.
4)
Indikator Keluaran dan
Keluaran
·
Indikator Keluaran
(kualitatif): Menjelaskan indikator keluaran (output) berupa target yang
ingin dicapai (bersifat kualitatif)
·
Keluaran (kuantitatif):
keluaran (output) yang terukur dalam suatu kegiatan (bersifat
kuantitatif). Misalnya: 50 km, 40 m², 20 orang, 1 LHP, dan lain-lain.
5)
Cara Pelaksanaan
Kegiatan (How)
·
Metode Pelaksanaan:
Menjelaskan bagaimana (how) cara pelaksanaan kegiatan baik berupa metode
pelaksanaan, komponen, dan
·
Tahapan Kegiatan:
tahapan dalam mendukung pencapaian keluaran (output) kegiatan.
6)
Tempat pelaksanaan
Kegiatan (where)
Menjelaskan
dimana (where) kegiatan tersebut akan dilaksanakan.
7)
Pelaksana dan
Penanggung Jawab Kegiatan (who)
·
Pelaksana kegiatan:
Menjelaskan siapa (who) saja yang terlibat
Apabila menyangkut jasa konsultasi, maka terdapat
informasi Tenaga ahli yang dibutuhkan meliputi :
o Tingkat
pendidikan formal sesuai bidang keahlian dari masing masing tenaga ahli yang
dibutuhkan;
o Pengalaman
dalam menangani pekerjaan yang sejenis/ sesuai bidang keahliannya;
o Jumlah
masing masing tenaga ahli yang dibutuhkan;
o Waktu
penugasan dari masing masing tenaga ahli
·
Penanggungjawab
kegiatan: Siapa bertanggungjawab atas pelaksanaan kegiatannya.
·
Penerima manfaat
8)
Jadwal Kegiatan
·
Waktu pelaksanaan
kegiatan (when): Menjelaskan berapa lama dan kapan (when)
kegiatan tersebut dilaksanakan,
·
Matriks pelaksanaan
kegiatan (time table): dilengkapi time table kegiatan.
9)
Biaya (how much)
Berisikan
total biaya (how much) kegiatan sebesar nilai nominal tertentu yang
dirinci dalam (Rencana Anggaran Biaya) RAB sebagai lampiran KAK.
10) Penandatangan
KAK
Diisi
pejabat yang bertanggung jawab pada kegiatan yang akan dilaksanakan.
Berikut
merupakan format penyusunan KAK :
Kementerian Negara/Lembaga: ………(diisi
dengan nomenklatur Kementerian Negara/Lembaga)
Unit Organisasi: ………(Diisi dengan
nomenklatur Unit Eselon I yang bersangkutan)
Program: ………(diisi dengan nama program)
Sasaran Program: ………(diisi dengan
sasaran program dalam Renja K/L atau RKP)
Usulan SBK: Kegiatan/Subkegiatan/Detail
Kegiatan *)
Kegiatan: …………………………….
Subkegiatan: …………………………….
Detail Kegiatan: …………………………….
|
IV. Format dan Tipe Proposal
Format
Proposal Pendirian Usaha
A.
PENDAHULUAN
1.
Latar belakang
pendirian usaha
2.
Visi perusahaa
3.
Misi perusahaan
B.
TUJUAN
(tujuan
didirikannya usaha tersebut)
C.
KEPENGURUSAN
(struktur
organisasi penanggung jawab perusahaan)
D.
IDENTITAS PERUSAHAAN
1.
Nama perusahaan
2.
Alamat perusahaan
E.
TENAGA KERJA
(nama,
jumlah, jam kerja, & job description)
F.
SARANA PRASARANA
(aspek
bangunan, aspek peralatan kantor, aspek peralatan produksi, bahan baku
dankemasan, dan sarana penunjang lain. Lengkapi dengan layout bangunan dan
tataletakruang)
G.
PETA PEMASARAN
(strategi
pemasaran / rencana pendistribusian disertai data-data / layout yangmendukung /
melengkapi dari rencana pemasaran yang akan dilakukan)
H.
STUDI KELAYAKAN
(lihat
format analisis usaha dalam Format Laporan)
I.
ANALISIS SWOT
(uraikan
SWOT dan analisislah sehingga dapat diambil langkah-langkah yangmendukung
terwujudnya visi & misi)
J.
KESIMPULAN
(beberapa
simpulan data yang menjadikan perusahaan tersebut layak didirikan
Berikut ini
merupakan contoh penyusunan proposal usaha dalam jenis konsultan IT.
PROPOSAL USAHA
SUGEMA Computer
IT CLINIC
AND NETWORKING
|
|
|
Puji beserta rasa syukur terlebih dahulu kami
ucapkan kepada tuhan yang maha esa sebagai landasan utama bagi kami dalam
melakukan setiap aktivitas dan
kelancaran khususnya dalam mmenyusun proposal usaha ini.
Proposal
usaha ini kami ajukan sebagai permohonan dana untuk usaha yang akan baru kami
dirikan.Adapun nama usaha yang akan kami dirikan adalah Sugema Komputer, IT
SUPPORT and NETWORKING, yang bergerak dibidang teknologi informasi, usaha ini
kami prioritas utamakan dalam bentuk pelayanan jasa di bidang IT seperti
Instalasi komputer, rental, service hardware dan software, penjualankomputer
dan accesories komputer . Kami juga akan menyediakan layanan jasa terbuka untuk
konsultasi masalah IT yang seringkali di alami oleh para konsumen sebagai salah
satu keunikan dariusaha yang saya dirikan ini.
Usaha
ini akan kami dirikan di wilayah Sodonghilir, tepatnya di Jl. Raya
Sodonghilir-Deudel Kp. Limusnunggal 2 Desa/Kecamatan Sodonghilir Kabupaten
Tasikmalaya, karena diwilayah ini pelayanan di bidang IT masih sangat jarang. Usaha ini akan di mulai pada bulan Maret
2013.
Harapan
kami semoga proposal ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi investor yang
akan menanamkan modal, sehingga dengan pengajuan proposal ini kami bisa
mendapatkan dana untuk memulai usaha yang telah saya susun ini.
Sodonghilir , Februari
2013
Penyusun
KATA PENGANTAR ..................................................................................................... i
DAFTAR ISI ................................................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN .............................................................................................. 1
A. Latar Belakang
Pendirian Usaha ........................................................................... 1
B. Nama Dan Tempat
Usaha ..................................................................................... 2
C. Prospek Pasar ........................................................................................................ 2
D. Manfaat Sosial ....................................................................................................... 2
E. Teknologi dan Bahan
Baku Produksi .................................................................... 2
F. Hukum
................................................................................................................... 3
G. Keuangan
.............................................................................................................. 3
BAB II ASPEK PEMASARAN .................................................................................... 4
A. Gambaran Umum Pasar ......................................................................................... 4
B. Analisa Pemasaran ................................................................................................. 4
C. Strategi Pemasaran ................................................................................................ 5
D. Analisis Pesaing ..................................................................................................... 5
E. Peluang Pasar ........................................................................................................ 6
BAB III ASPEK PRODUKSI ....................................................................................... 8
A. Produk Dan Jasa .................................................................................................... 8
B. Proses Produksi ..................................................................................................... 10
C. Bahan Baku ........................................................................................................... 11
E. Rencana Pengembangan
Usaha ............................................................................. 12
F. Keberhasilan Usaha ............................................................................................... 12
G. Analisis SWOT ...................................................................................................... 12
A. Asumsi-asumsi ....................................................................................................... 14
B. Rencana Anggaran
Biaya ...................................................................................... 14
BAB
V PENUTUP.......................................................................................................... 16
A. Latar Belakang Pendirian Usaha
Perkembangan dunia teknologi dan informasi pada
saat sekarang begitu cepat dan selalu mengikuti pergerakan masyarakat. Hal
inilah yang membuat ketergentungan antara masyarakat dan komputer. Serta
kebutuhan masyarakat untuk berkomunikasi dengan yang lainnya dalam jarak yang
jauh melalui fasilitas jaringan internet sehingga masyarakat sangat membutuhkan
pengetahuan dan keterampilan dalam menggunakan komputer dan tidak sedikit dari
masyarakat awam mengalami kendala dalam menggunakan komputer dan perangkat
teknologi informasi lainnya.
Dari penjelasan diatas akan menjadi landasan
utama bagi saya dalam mendirikan usaha di bidang IT, beberapa hal yang menjadi
faktor utama pendirian usaha IT CLINIC and NETWORKING yaitu :
a.
Masyarakat yang menggunakan ataupun mempunyai PC sering mengalami kendala masalah dalam
perbaikan kerusakan-kerusakan yang terjadi pada PC nya baik untuk
Software(Piranti Lunak) maupun Hardware(Piranti Keras) komputer itu sendiri dan
perawatan atas PC nya (Maintenance).
b.
Masyarakat sangat membutuhkan layanan internet dalam
mengakses informasi-informasi yang berkembang baik untuk di pakai secara
pribadi (Home) maupun Organisasi (WorkGroup) namun mereka belum bisa memasang
instalasi jaringan internet untuk hal tersebut.
c.
Kebutuhan pribadi maupun organisasi untuk membuat sebuah
sistem informasi tentang orgnisasi itu yaitu Website sebagai fasilitas untuk
memperkenalkan tentang organisasi itu melalui dunia maya.
d.
Keinginan masyarakat untuk mempunyai sebuah akun di dunia
maya melalui weblog pribadi atau komersil sebagai bagian dari jejaring sosial
untuk berbagi data, music, tutorial dan banya lagi, namun mereka belum mampu
mendesign tampilan yang bagus untuk webblog tersebut.
e.
Kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan informasi dalam
berbagai masalah yang mereka hadapi di bidang IT, dengan pelayanan konsultasi
IT kami menyediakn jawaban utntuk itu.
Dari faktor beberapa faktor utama di atas maka
kami merasa penting untuk mendirikan usaha pelayanan jasa di bidang teknologi
informasi ini.
B. Nama Dan Tempat Usaha
Usaha pelayanan jasa ini merupakan rintisan usaha
baru yangsaya beri nama SUGEMA Computer, IT CLINIC and NETWORKINGyang
mencakup instalasi komputer, instalasi jaringan lokal, konsultasi gratis
masalah IT, service hardware dan software dan penjualan aksesoris komputer.
Untuk tempat usahanya akan kami dirikan di Jl. Raya Sodonghilir-Deudel Kp. Limusnunggal
2 Desa/Kecamatan Sodonghilir Kabupaten Tasikmalaya.
C. Prospek Pasar
Adapun prospek pasar yang menjadi
peluang usaha pelayanan jasa usaha IT CLINIC and NETWORKING ini adalah masyarakat
umum, pelajar, mahasiswaataupun organisasi/instansi yang menggunakan komputer
atau laptop di sekitar tempat usaha ini.
D. Manfaat Sosial
Kemajuan usaha juga dapat mempengaruhi lingkungan sekitar, sehingga dapat
memberdayakan masyarakat yang mempunyai keahlian di bidang IT untuk bisa
bekerja di usaha ini, serta masyarakat yang masih awam dengan dunia IT bisa
mendapatkan informasi dari layanan jasa yang kami tawarkan.
Tidak menutup kemungkinan kami akan
membuka cabang baru untuk memperluas wilayah pemasaran. Harapan kami setiap
tahunnya ada Cabang baru yang akan kami dirikan.
E. Teknologi dan Bahan Baku
Produksi
Karena usaha ini bergerak
di bidang teknologi informasi maka hardware dan software yang kami gunakan
adalah product terbaru dari perkembangan teknologi komputer seperti sistem
operasi windows, Linux, Aplikasi Antivirus terbaru, Aplikasi terbaru lainnya
serta perangkat untuk jaringan lokal juga berbagai aksesoris komputer terbaru.
F.
Hukum
Badan usaha yang kami dirikan ini baru dan belum
mempunyai badan hukum yang tatap, namun dalam perkembangannya nanti kami akan
mengajukan pembuatan NPWP agar kami mempunyai badan hukum yang tetap.
G.
Keuangan
Untuk pendirian usaha IT CLINIC and NETWORKING
ini secara garis besar kami membutuh kan dana investasi awal senila ± Rp
25.000.000,- namun rincian dananya akan di jelaskan pada bab aspek keuangan.
A. Gambaran Umum Pasar
Untuk saat ini jumlah prospek
pasar dibidang service komputer khusunya di daerah Tasikmalaya masih sangat
luas, untuk itu kami berfokus pada daerah ini yaitu di daerah kecamatan
Sodonghilir yang mana kami melihat kebutuhan jasa IT cukup tinggi.
B. Analisa Pemasaran
1. Konsumen
a.
Sasaran Utama
Konsumen
-
Pelajar siswa
SMP/Sederajat, SMA/Sederajat maupun mahasiswa yang masih dalam tahap
pembelajaran.
-
Pegawai perkantoran
seperti Guru Sekolah, Dosen, Pegawai kantor yang berada di sekitar tempat usaha
-
Teman-teman dari
kami yang sudah mengetahui kapasitas kerja dan kemampuan kami
-
Konsumen yang sudah
pernah menjadi pelanggan kami sebelumnya
-
Masyarakat sekitar
tempat usaha pada umumnya
b.
Bidang usaha yang
dijalankan
-
Instalasi komputer
-
Service hardware dan software
-
Rental komputer
-
Jaringan komputer
-
Jual beli komputer dan accessories
c.
Layanan yang saya
sediakan
-
Konsultasi gratis di bidang IT
C. Strategi Pemasaran
Strategi pemasaran yang dilakukan :
a.
Keterangan Produk
Produk yang
akan di jual di khususkan pada pelayanan jasa dan aksesoris komputer yang mana
pelayanan jasa ini di lakukan oleh pegawai yang sudah memiliki skil dan
keterampilan di bidang usaha.
b.
Keunggulan Produk dan Jasa
Disini kami
tidak hanya menyediakan pelayanan jasa saat pelanggan masuk, namun untuk
jaringan kami memberikan maintenance atau garansi untuk produk yang bermasalah.
Kami juga memberikan pelayanan jasa untuk scaning virus dan konsultasi masalah
IT secara gratis kepada konsumen.
c.
Harga Produk
Harga yang di
tawarkan itu bergantung pada tingkat atau level permintaan dari konsumen, namun
semua bentuk harga akan terjangkau oleh konsumen,
d.
Jalur Penjulan
Penjualan
Produk dan jasa akan kami lakukan secara indoor dan outdoor, dimana tidak hanya
di tempat usaha tapi kami akan menerima layanan antar dan jemput produk. Penjuan
kami lakukan secara langsung maupun melalu internet atau melalui telephone.
e.
Promosi
Untuk promosi
priorotas utama kami adalah melau website, facebook, twitter,radio dan pamflet
yang akan di sebar. Kemudian presentasi langsung ke-kantor kantor dan toko yang
sudah membutuhkan sebuah sistem informasi untuk kantornya.
D. Analisis Pesaing
a.
Tahap Survey
Pesaing
Adapun tahap survey yang kami
lakukan untuk meninjau pesaing di sekitar lokasi usaha yang akan kami lakukan
yaitu di daerah Sodonghilir, Taraju, Bojonggambir dan Parungponteng adalah
dengan cara tinjaun langsung lokasi pesaing dan informasi dari teman-teman
terdekat serta beberapa konsumen.
b.
Jumlah Pesaing
Dari survei yang kami lakukan
ada beberapa bentuk service komputer dan penjualan komputer yaitu :
Daerah Lokasi
|
Jumlah Toko
|
Kecamatan Sodonghilir
|
1
|
Kecamatan Taraju
|
2
|
Kecamatan Bojonggambir
|
1
|
Kecamatan Parungponteng
|
2
|
c.
Keunggulan dan
Kekurangan Pesaing
Dari data yang kami kumpulkan
ada beberapa kelebihan dan kekurangan pesaing
Kelebihan :
-
Penjualan Aksesoris
yang sudah lengkap
-
Jumlah pelanggan
tetap yang sudah banyak
-
Tingkat kepercayaan
konsumen yang sudah tinggi
-
Modal yang besar
-
Penjulan dan
pembelian barang komputer
Kekurangan :
-
Tingkat Pelayanan
jasa yang masih kurang nyaman dan ramah
-
Keterlambatan waktu
perbaikan komputer bahkan untuk instalasi komputer itu mencapai 1 hingga 2 hari
-
Kemampuan anggota
teknisi yang masih minim
-
Semua bentuk
pelayanan jasa mempunyai nilai bayar
-
Susah untuk
menerima panggilan langsung ke rumah
-
Monoton untuk penjualan
dan service komputer saja
E. Peluang Pasar
Dari beberapa kekurangan yang
ada pada pesaing, maka kami bisa melihat peluang pasar yang cukup menguntungkan, dimana untuk menarik
pelaggan kami menyediakan layanan scan virus gratis dan konsultasi masalah IT.
Kami juga mengutamakan layanan outdor-antar jemput barang serta pelayanan jasa
yang cepat, bahakan untuk instalasi komputer bisa menuggu dalam hitungan jam.
Hal inilah yang akan membuat peluang pasar kami di daerah kapalo koto menjadi
cukup bagus, terutama untuk para mahasiswa yang sering mengalami kendala dalam
masalah tugas berbasis online.
A. Produk Dan Jasa
Jenis layanan jasa yang akan
kami tawarkan pada usah IT support and Networking meliputi :
a. Instalasi Komputer
-
Instal ulang sistem
operasi untuk PC dan Laptop memakai sistem operasi windows xp, windows vista,
windos 7, linux, windows server
-
Instal program
aplikasi seperti aplikasi untuk music, video, office, multimedia dan game
-
Maintenance
komputer meliputi perbaikan kerusakan pc, upgrade pc, Virus Scaning
Reaparasi Komputer Instal Sistem Operasi Windows 7
-
Instal Sistem
operasi Linux Maintenance
Komputer
b.
Instalasi Jaringan
Lokal
-
Pemasangan Jaringan
Warnet
-
Pemasangan speedy
untuk rumah
-
Pemasangan jaringan
wireless
-
Pembuatan hotspot
area
-
Instalasi program
aplikasi billing untuk warnet
Model
Instalasi Jaringan Internet Untuk Warnet
Model Jaringan Wireless (Home) Salah
satu jenis HUB yang dipakai
Model Modem
Speedy Huawei Dan Wireless
c.
Konsultasi IT
-
Konsultasi masalah
pemakain sistem operasi
-
Konsultasi masalah
jaringan internet
-
Konsultasi masalah
pemakain software aplikasi
Konsultasi
Masalah IT
d.
Layanan Jasa
Pendukung
-
Editing Photo dan
Video
-
Jual Beli aksesoris
komputer
-
Jual Beli komputer Baru
dan Second
-
Maintenance
Jaringan
B. Proses Produksi
a.
Instalasi Komputer
Adapun teknis dalam pelaksanaan instalasi komputer adalah sebagai berikut
:
1.
Konsumen membawa
laptop atau PC ke tempat kami ataupun kami datang langsung ke tempat konsumen
2.
Menanyakan permasalahan
yang dihadapi, jika konsumen meminta instal ulang, maka akan di kerjakan secera
cepat, maksimal selama 2 jam, jika perbaikan maka akan kami kami periksa dimana
letak kerusakanyan dan mengganti alat yang munggkin harus di ganti.
b.
Instalasi Jaringan
Adapun teknis dalam pelaksanaan instalasi jaringan local area
network(LAN) adalah sebagai berikut :
1.
Untuk jaringan
warnet, maka kami langsung datang ke tempat warnet tersebut dan melakukan
pemasangan disana
2.
Jika konsumen ingin
tau beres maka semua alat akan kami sediakan
3.
Maintennce akan
kami berikan selama 1 bulan terhitung sejak warnet sudah bisa beroperasi
4.
Untuk jaringan home
kami juaga akan langsung memasang ke rumah konsumen
c.
Konsultasi IT dan
Scan virus gratis
1.
Ini kami lakukan
secara gratis, sebagai keunggulan dari produk kami
2.
Konsumen bisa
datang langsung, menanyakan masalah yang terjadi, dan kami akan memberikan
solusi dari permaslahan itu.
C. Bahan Baku
Adapun bahan baku yang kami gunakan adalh sebagai berikut “
Bidang Produksi
|
Bahan Baku
|
Instalasi Komputer
|
|
|
|
CD master sistem operasi
|
CD master program aplikasi
|
|
DVD room Eksternal
|
|
Memory Cadangan
|
|
Power suply
|
|
Obeng
|
|
Adaptor Series
|
|
Maintenace
|
|
|
|
Cleaner
|
Obeng
|
|
Antivirus
|
|
Program Aplikasi
|
|
Instalasi Jaringan
|
|
|
|
Krip Tool
|
Jack RJ
|
|
Kabel UTP
|
|
Modem ADSL
|
|
HUB 2x8
|
|
Aplikasi Billing
|
|
aksesoris Komputer
|
-
Kami akan merekrut Karyawan baru, karena SDM yang
sekarang ini masih rangkap jabatan.
-
Kami akan mentraining karyawan baru untuk ditempatkan
pada Cabang baru nantinya
-
Kami akan saling berbagi ilmu dan saling membantu untuk
menerapkan sistem penjualan melalui internet marketing dan memantapkan strategi
pemasaran kami.
Usaha ini akan terus kami kembangkan dengan
semangat dan komitmen yang kuat, bahkan kami akan membuka cabang baru di
daerah-daerah yang sangat dan memiliki peluang untuk usaha ini. Untuk modal
pengembangan usaha akan kami tambah dari modal sendiri serta kredit bank.
Kami yakin usaha ini akan berkembang terus dan
keberhasilannya di tentukan oleh beberapa hal sebagai berikut:
1.
Pelayanan Jasa kami yang ramah, cepat dan bertanggung
jawab
2.
Letak yang strategis dalam endirikan usaha yaitu di
sekitar universitas
3.
Keunggulan layanan scan virus gratis dan konsultasi IT
yang belum pernah di lakukan pesaing sekitar
4.
Anggota tim yang mempunyai link dan partner yang cukup
banyak
5.
Kemampuan dan skill dari anggota tim yang sudah mempunyai
sertifikat
6.
Harga dari jasa yang di tawarkan cukup terjangkau untuk
kalangan mahasiswa
1.
DampakTerhadapMasyarakatSekitar
-
Dengan adanya produk dan jasa yang unik mendpatkan
dukungan terhadap masyarakat sekitar terhadap usah ini
-
Memberikan paradigma baru kepada masyarakat bahwa
perkembangan komputer sangat cepat
-
Kami bisa mengembangkan jiwa kewirausahaan sehingga kami
mengerti bisnis realnya
-
Tekhnologi yang kami terapkan dapat diakses oleh
masyarakat pada umumnya sebagai media referensi mereka dalam membeli suatu
produk pakaian dan aksesoris
-
Memberikan peluang kerja untuk teman yang mepunyai skill
TI untuk bekerja di sini
A. Asumsi-asumsi
Penjualan yang tertera di bawah ini adalah
prediksi penjualan yang terjadi bulan pertama, berdasarkan studi lapangan yang
telah kami lakukan dengan mensurvey beberapa Toko Service Komputer yang
terdapat pada Harga, perkiraan omset,
dan data-data tersebut adalah bersumber dari Pedagang yang berada di Pasar
baru. Kami menargetkan penjualan terjadi peningkatan setiap tahunnya yaitu
sebesar 10% dari total Penjualan pada tahun berakhir.
B. Rencana Anggaran Biaya
Biaya yang diperlukan dalam
mendirikan usaha ini adalah sebesar Rp19.559.000 (Sembilan Belas Juta lima
ratus lima pulus sembilan ribu rupiah)
dengan rincian sebagai berikut :
No
|
Kebutuhan
|
Banyak
|
Satuan
|
Harga/satuan
|
Jumlah
|
Tahap Awal
|
|||||
1
|
Sewa Toko
|
1
|
Tahun
|
6.000.000
|
6.000.000
|
2
|
Pembelian Etalase
|
1
|
Unit
|
1.150.000
|
1.150.000
|
150 cm x 50cm
x 100cm
|
|||||
3
|
Pembelian Cat dinding
|
3
|
kaleng
|
45.000
|
135.000
|
4
|
Tikar 4x4 m
|
1
|
Lembar
|
130.000
|
130.000
|
5
|
Alat Kebersihan
|
1
|
Set
|
50.000
|
50.000
|
6
|
Pemasangan Speedy
|
1
|
Bulan
|
175.000
|
175.000
|
JUMLAH
|
7.640.000
|
||||
Pembelian Alat
|
|||||
7
|
Perangkat Komputer
|
1
|
Unit
|
3.500.000
|
3.500.000
|
8
|
Speaker
|
1
|
Unit
|
100.000
|
100.000
|
9
|
Printer 3 in 1
|
1
|
Unit
|
625.000
|
625.000
|
10
|
Meja Komputer
|
1
|
Unit
|
350.000
|
350.000
|
11
|
Alat Service
|
1
|
Set
|
75.000
|
75.000
|
12
|
HUB Router
|
2
|
Set
|
230.000
|
460.000
|
13
|
Modem ADSL
|
1
|
set
|
350.000
|
350.000
|
14
|
DVD exsternal
|
1
|
Unit
|
400.000
|
400.000
|
JUMLAH
|
5.860.000
|
Accesoris
Komputer
|
|||||
15
|
Mouse USB
|
5
|
set
|
35.000
|
175.000
|
16
|
Keyboard
|
5
|
set
|
40.000
|
200.000
|
17
|
Mouse Pad
|
5
|
pack
|
5.000
|
25.000
|
18
|
Keyboard Protector
|
5
|
pack
|
10.000
|
50.000
|
19
|
Cleaner
|
3
|
set
|
15.000
|
45.000
|
20
|
Screean Guard
|
3
|
set
|
50.000
|
150.000
|
21
|
Tinta Print Warna
|
3
|
set
|
17.000
|
51.000
|
22
|
Tinta Print Hitam
|
3
|
set
|
20.000
|
60.000
|
23
|
Kabel Data
|
10
|
set
|
5.000
|
50.000
|
24
|
Kabel Power
|
10
|
set
|
5.000
|
50.000
|
25
|
Cardreader
|
5
|
set
|
5.000
|
25.000
|
26
|
Fan CPU
|
5
|
set
|
5.000
|
25.000
|
27
|
Cooling Laptop
|
5
|
set
|
45.000
|
225.000
|
28
|
CD-R
|
2
|
pack
|
47.000
|
94.000
|
29
|
CD-RW
|
2
|
pack
|
52.000
|
104.000
|
30
|
DVD-R
|
2
|
pack
|
55.000
|
110.000
|
31
|
DVD-RW
|
2
|
pack
|
60.000
|
120.000
|
32
|
Flashdisk 4 GB
|
3
|
set
|
70.000
|
210.000
|
33
|
Flashdisk 8 GB
|
3
|
set
|
110.000
|
330.000
|
JUMLAH
|
2.099.000
|
||||
34
|
Listrik
|
1
|
Bulan
|
100.000
|
100.000
|
35
|
Telphone
|
1
|
Bulan
|
200.000
|
200.000
|
36
|
Transportasi Pembelian Barang
|
4
|
Bulan
|
200.000
|
800.000
|
37
|
Pembelian Dispencer
|
1
|
Unit
|
300.000
|
300.000
|
38
|
Pengisian Galon
|
4
|
Bulan
|
20.000
|
80.000
|
JUMLAH
|
1.480.000
|
||||
Promosi
|
|||||
39
|
Pembuatan Pamflet
|
50
|
Lembar
|
2.000
|
100.000
|
40
|
Hosting Website
|
1
|
Tahun
|
200.000
|
200.000
|
41
|
Iklan Radio
|
1
|
Bulan
|
200.000
|
200.000
|
JUMLAH
|
500.000
|
||||
42
|
Biaya Tak Terduga
|
2.000.000
|
|||
TOTAL BIAYA
|
19.559.000
|
Wirausaha
dibidang IT pada saai ini merupakan salah satu bidang usaha yang sangat
menjanjikan, seiring dengan perkembangan teknologi di bidang IT yang merambah
hampir ke semua bidang. Banyaknya kantor-kantor atau instansi-instansi swasta
maupun pemerintah yang memanfaatkan Teknologi informasi dalam setiap kegiatan
yang dikerjakan menjadi bukti nyata pentingnya penggunaan teknologi informasi
dalam menyelsaikan pekerjaan.
Atas
dasar tersebut diatas saya menganggap usaha di bidang IT yang akan di
laksanakan akan sangat prospektif, khususnya di wilayah Kecamatan Sodonghilir
yang masih minimnya pelayana jasa di bidang IT.
Semoga
dengan disusunnya proposal ini, menjadi bahan pertimbangan bagi para investor
dalam memberikan modal untuk usaha SUGEMA Computer.
Daftar Pustaka
https://www.academia.edu/5206580/KERANGKA_ACUAN_KERJA_KAK_JASA_KONSULTANSI_PEKERJAAN_PERENCANAAN_PERBAIKAN_INTERIOR_WISMA_AHMAD_SUBARDJO_DEPARTEMEN_LUAR_NEGERI_REPUBLIK_INDONESIA
https://slideplayer.info/slide/3646377/
http://swandyperwira.blogspot.com/2014/12/normal-0-false-false-false-en-gb-x-none_7.html
https://id.scribd.com/doc/5339878/format-proposal-usaha
http://amaliazatiatsari.blogspot.com/2019/01/regulasi-dan-prosedur-pengadaan-barang.html
https://www.scribd.com/doc/125404930/Proposal-Usaha-bidang-IT

















