Kamis, 05 Desember 2019

Consultant


UNIVERSITAS GUNADARMA

FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI


 Kelompok III


Anggota Kelompok :

Abdul Rohman (50416018)
Anwar Sadat (50416977)
Ghaza Try Isbullah (53416013)
Renaldy Dwi Julianto (56416169)
Yeni Erlinda (57416739)


Regulasi dan Prosedur Pengadaan Barang dan Jasa dalam Jenis Usaha Konsultan IT



Diajukan Guna Melengkapi Tugas ke-3 Mata Kuliah Pengantar Bisnis Informatika#

Jakarta
2019




KATA PENGANTAR


Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan Rahmat dan Karunia-Nya, sehingga proposal usaha di bidang konsultan dapat diselesaikan dengan tepat pada waktunya.
Penyusunan proposal usaha ini banyak mendapat bantuan dari berbagai sumber dan pihak. Oleh karena itu, ucapan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan proposal usaha ini.
Proposal ini diharapkan dapat berguna dan bermanfaat, meskipun disadari bahwa proposal usaha ini masih jauh dari sempurna dan banyak kesalahan. Oleh karena itu, diharap bagi para pembaca untuk bisa menyampaikan saran dan kritiknya yang membangun. Kritik konstruktif dari pembaca akan memperbaiki proposal usaha berikutnya. Akhir kata, semoga proposal usaha ini bisa bermanfaat bagi kita semua.

Jakarta, 4 Desember 2019

Penyusun




Daftar Isi

Halaman Judul
KATA PENGANTAR..................................................................................................................2
I.     Regulasi dan Prosedur Pengadaan Barang dan Jasa.............................................................4
II.       Sumber Informasi Tentang Penawaran atau Peluang Proyek TIK....................................8
III.      Kerangka Dokumen yang Tertuang dalam Kerangka Acuan Kerja (KAK)....................11
IV.      Format dan Tipe Proposal................................................................................................14
V.   Contoh Penyusunan Proposal Usaha dalam Jenis Konsultan IT..........................................16
KATA PENGANTAR.................................................................................................................17
Daftar Isi.....................................................................................................................................18
BAB I.........................................................................................................................................19
PENDAHULUAN..................................................................................................................19
BAB II........................................................................................................................................22
ASPEK PEMASARAN.............................................................................................................22
BAB III......................................................................................................................................26
ASPEK PRODUKSI.................................................................................................................26
BAB IV......................................................................................................................................32
ASPEK KEUANGAN...............................................................................................................32
BAB V.......................................................................................................................................34
PENUTUP..............................................................................................................................34

Daftar Pustaka...........................................................................................................................35

 
                I.            Regulasi dan Prosedur Pengadaan Barang dan Jasa
Dalam menjalankan fungsi perusahaan, sudah pasti dibutuhkan logistik, peralatan dan jasa yang menunjang optimalnya kerja suatu instansi. Kebutuhan ini dipenuhi oleh beberapa pihak, baik itu Induk perusahaan pemerintah maupun Anak Perusahaan. Berbeda dengan pengadaan barang dan jasa di instansi dan perusahaan Pemerintah, pengadaan barang dan jasa di instansi pemerintahan lebih rumit karena berhubungan dengan perhitungan APBN/APBD yang digunakan untuk membayar barang atau jasa tersebut.
Aktivitas pengadaan tidak terbatas pada proses pengadaan, namun cakupan aktivitas pengadaan meliputi lima kegiatan utama, yaitu rencana pengadaan, proses  pengadaan, penerimaan dan penyimpanan, serta pemakaian dan manajemen aset, dan tiga transaksi, yaitu transaksi pembelian barang/jasa (kontrak), transaksi penerimaan barang/jasa, dan transaksi pengeluaran atau penggunaan barang/jasa.
Dalam proses pengadaan barang dan jasa, ada beberapa istilah yang perlu diketahui agar tidak menimbulkan ambiguitas dan misinterpretasi. Beberapa diantaranya adalah:
    1.      Barang, merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut benda, baik dalam bentuk bahan baku, setengah jadi, maupun barang jadi yang menjadi objek dari pengadaan barang pemerintah.
   2.      Jasa, terbagi menjadi Jasa Konsultasi, Jasa Pemborongan dan Jasa lainnya.
  3.      Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), merupakan pemilik pekerjaan yang bertanggung jawab atas pelaksaan proses pengadaan barang dan jasa pemerintah,yang diangkat oleh Pengguna Anggara/ Kuasa Pengguna Anggaran.
   4.    Penyedia barang jasa, merupakan perusahaan maupun badan usaha perseorangan yang menyediakan barang/jasa.

A.    Tata Cara / Metode Pemilihan Penyedia Barang
a.       Pelelangan
Kelompok Kerja ULP (pejabat pengadaan) memilih metode pemilihan Penyedia Untuk pengadaan yang dilakukan melalui pelelangan, metode pemilihan dibedakan menjadi:
a)      Pelelangan Umum;
b)      Pelelangan Sederhana; dan
c)      Pelelangan Terbatas.
Pada prinsipnya pengadaan menggunakan metode Pelelangan Umum. Pelelangan Sederhana dapat digunakan untuk pengadaan yang tidak kompleks dan bernilai sampai dengan Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah). Pelelangan Terbatas dapat digunakan untuk pengadaan dengan jumlah Penyedia yang mampu melaksanakan diyakini terbatas dan Pekerjaan Kompleks.
b.      Penunjukan Langsung
Kelompok Kerja ULP/Pejabat Pengadaan menetapkan metode Penunjukan Langsung sesuai kriteria yang ditetapkan dalam Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010 yang terakhir diubah dengan Peraturan Presiden No. 70 Tahun 2012 beserta petunjuk teknisnya. Pemasukan Dokumen Penawaran menggunakan metode 1 (satu) sampul. Evaluasi kualifikasi dilakukan dengan sistem gugur dan dilanjutkan dengan klarifikasi teknis dan negosiasi harga.
c.       Pengadaan Langsung
Pengadaan Langsung dapat dilakukan terhadap pengadaan yang bernilai sampai dengan Rp200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) dengan ketentuan sebagai berikut: a) merupakan kebutuhan operasional K/L/D/I; b) teknologi sederhana; c) risiko kecil; dan/atau d) dilaksanakan oleh Penyedia orang perseorangan dan/atau badan Usaha Mikro dan Usaha Kecil serta koperasi kecil. Pengadaan Langsung dilaksanakan berdasarkan harga yang berlaku di pasar kepada Penyedia yang memenuhi kualifikasi. Penyedia tidak diwajibkan untuk menyampaikan formulir isian kualifikasi, apabila menurut pertimbangan Pejabat Pengadaan, Penyedia dimaksud memiliki kompetensi atau untuk Pengadaan Langsung yang menggunakan tanda bukti perjanjian berupa bukti pembelian/kuitansi. Pengadaan Langsung dilaksanakan oleh 1 (satu) orang Pejabat Pengadaan.
d.      Kontes
Kontes dilakukan untuk pengadaan yang memiliki karakteristik: a) tidak mempunyai harga pasar; dan b) tidak dapat ditetapkan berdasarkan harga satuan.
Metode penyampaian dokumen adalah 1 (satu) sampul.
Evaluasi administrasi dilakukan oleh Kelompok Kerja ULP/Pejabat Pengadaan dan evaluasi teknis dilakukan oleh Tim Juri/Tim Ahli dengan memberi nilai terhadap kriteria yang telah ditetapkan dalam Dokumen Kontes.

B.     Panitia Pengadaan dan Penyedia Barang/Jasa
Anggota panitia harus memenuhi beberapa persyaratan termasuk penguasaan tentang prosedur pengadaan, substansi pengadaan, jenis pekerjaan yang akan dilakukan, serta memiliki sertifikat pengadaan barang/jasa pemerintah dan tidak mempunyai hubungan keluarga dengan pejabat pengangkat.
Sama halnya dengan panitia pengadaan, penyedia barang dan jasa pemerintah juga diharuskan memenuhi kriteria tertentu yang ditentukan dalam peraturan tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah. Ketidaklengakapan persyaratan ini dapat menjadi penyebab tidak diakuinya penyedia barang/jasa dalam lelang atau penunjukan oleh instansi terkait. Berikut ini beberapa kriteria penyedia barang/jasa:
a.       Memiliki keahlian, kemampuan manajerial dan teknis yang memadai, berpengalaman yang sesuai dengan persyaratan yang diminta oleh instansi yang memberikan proyek pengadaan barang/jasa.
b.      Memenuhi aturan menjalankan usaha seperti yang ditentukan oleh perundang-undangan menyangkut bentuk dan legalitas usaha.
c.       Mempunyai kapasitas hukum untuk menandatangani kontrak untuk proyek yang akan dikerjakan.
d.      Bebas dari keadaan pailit, pengawasan pengadilan maupun memiliki direksi yang tidak dalam proses hukum.
e.       Memenuhi kewajiban sebagain wajib pajak pada tahun sebelumnya yang dibuktikan dengan pelampiran SPT dan SSP tahun terakhir.
f.       Pernah menangani proyek pengadaan barang/jasa untuk institusi swasta maupun pemerintah dalam kurun waktu 4 tahun terakhir. Poin ini termasuk pengalaman subkontrak pengadaan barang/jasa.
g.      Memiliki alamat tetap dan dapat dijangkau dengan pos.
h.      Tidak masuk daftar hitam penyedia barang/jasa.
C.     Prinsip Dasar Pengadaan
Pengadaan barang/jasa dilaksanakan dengan menggunakan prinsip dasar sebagai berikut:
1.      Transparan: semua ketentuan dan informasi, baik teknis maupun administratif termasuk tata cara peninjauan, hasil   peninjauan, dan penetapan penyedia barang/jasa harus bersifat terbuka bagi penyedia barang/jasa yang berminat dan mampu tanpa diskriminasi;
2.      Adil:  tidak diskriminatif  dalam memberikan perlakuan bagi semua calon  penyedia barang/jasa dan tidak mengarah untuk memberikan keuntungan  kepada pihak tertentu, dengan cara atau alasan apa pun;
3.      Bertanggung jawab:  mencapai sasaran baik fisik, kualitas,  kegunaan, maupun manfaat bagi kelancaran pelaksanaan usaha sesuai dengan  prinsip-prinsip dan  kebijakan serta ketentuan yang berlaku dalam pengadaan barang/jasa;
4.      Efektif: sesuai dengan  kebutuhan yang telah ditetapkan dan dapat  memberikan manfaat  yang sebesar-besarnya bagi para pihak terkait;
5.      Efisien: menggunakan dana, daya, dan fasilitas  secara optimum untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan dengan biaya yang wajar dan tepat pada waktunya;
6.      Kehati-hatian: berarti senantiasa memperhatikan atau patut menduga terhadap informasi, tindakan, atau bentuk apapun sebagai langkah antisipasi untuk menghindari kerugian material  dan imaterial  selama  proses pengadaan, proses pelaksanaan pekerjaan,  dan paska pelaksanaan pekerjaan;
7.      Kemandirian:  berarti  suatu keadaan dimana pengadaan barang/jasa dikelola secara profesional tanpa  benturan  kepentingan dan pengaruh/tekanan dari pihak manapun;
8.      Integritas: berarti pelaksana pengadaan barang/jasa harus berkomitmen penuh untuk memenuhi etika pengadaan;
9.      Good   Corporate  Governance: Memenuhi prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik.



    II.            Sumber Informasi Tentang Penawaran atau Peluang Proyek TIK

A.    Proses mencari informasi peluang usaha
Informasi sangat penting dalam mencari peluang-peluang yang ingin kita ketahui sebagai wahana keterbukaan kita kepada bermacam-macam berita yang ada di lingkungan kita. Banyak informasi yang sering terabaikan, hal ini disebabkan oleh kekurangmampuan kita dalam mengenali dan menggali peluang-peluang yang ada. Banyak sumber untuk memperoleh informasi, dari mulai media cetak sampai pada media elektronik. Semakin lengkap sumber-sumber informasi yang ada tentu semakin mempermudah kita untuk memperoleh informasi mengenai peluang berbisnis. Kecanggihan teknolgi dan sumber informasi yang banyak sebagi contoh: majalah, Koran, televise, brosur, pamphlet, baligo, buku, internet, radio, dan lain-lain. Media-media informasi itu harus kita manfaatkan secara maksimal agar timbale balik manfaat yang ada mengarah kepada kita sebagai pencari informasi terutama informasi peluang bisnis. Berikut beberapa tips dalam mencari informasi peluang bisnis :
·         Informasi tentang kepribadian dan kemampuan dirinya -> Temukenali Diri Anda
·         Peluang yang dapat diraih
·         Kebutuhan dan keinginan konsumen
·         Lingkungan yang dihadapi
·         Situasi persaingan
·         Dukungan dan trend kebijakan pemerintah

B.     Tahapan pengembangan usaha
Tahapan – tahapan yang dilakukan dalam proses pengembangan usaha yaitu :
·         Ide Usaha
·         Kelayakan (business plan)
·         Implementasi (business process)
·         Prestasi

C.     Sumber ide usaha
Ide usaha dapat diperoleh dari berbagai sumber diantaranya :
·         Berdasarkan hobi
·         Berdasarkan keahlian ( contoh : latar belakang pendidikan)
·         Merupakan usaha warisan
·         Membuat inovasi baru
·         Menyesuaikan dengan kebutuhan sekitar

D.    Faktor utama sebelum memulai usaha
Terdapat beberapa faktor utama yang harus dipertimbangkan sebelum memulai usaha, yaitu :
·         Faktor kelayakan pasar
·         Faktor kesukaan
·         Faktor keahlian atau familiaritas
·         Faktor dana
·         Faktor bahan baku
·         Faktor sumber daya manusia dan teknologi
·         Faktor kepribadian

E.     Perkembangan bisnis TI dunia
Mungkin setiap orang saat ini sangat bergantung sekali kepada komputer, keberadaan komputer saat ini bukan lagi merupakan barang mewah, Alat ini sudah digunakan di berbagai bidang pekerjaan, termasuk dalam dunia pendidika. Pengenalan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), diharapkan dapat membuat perubahan pesat dalam kehidupan yang mengalami penambahan dan perubahan dalam penggunaan beragam produk TIK melalui perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi, kita bisa mencari, mengeksplorasi, menganalisis, dan saling tukar informasi secara efisien dan efektif. TIK akan memudahkan kita, mendapatkan ide dengan cepat dan bertukar pengalaman dari berbagai kalangan. Mulai dari anak-anak hingga dewasa, wanita pun begitu, sekarang, tidak sedikit negara yang menyerahkan teknologi informasi dan komunikasi kepada wanita, wanita dinilai lebih cekatan dalam mengembagkan bisnis di bidang TIK.
Dengan demikian, diharapkan dapat mengembangkan sikap inisiatif dan kemampuan belajar mandiri, sehingga kita dapat memutuskan dan mempertimbangkan sendiri kapan dan dimana penggunaan TIK secara tepat dan optimal, termasuk implikasinya saat ini dan di masa yang akan datang.
Teknologi Informasi dan Komunikasi mencakup dua aspek, yaitu Teknologi Informasi dan Teknologi Komunikasi. Teknologi Informasi, meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. Sedangkan Teknologi Komunikasi merupakan segala hal yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya.
Oleh karena itu, Teknologi Informasi dan Teknologi Komunikasi adalah suatu padanan yang tidak terpisahkan yang mengandung pengertian luas tentang segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, dan transfer/pemindahan informasi antar media.
TIK pun sekarang digunakan di bidang ekonomi, upaya keras dari pemerintah untuk membangun sarana dan fasilitas teknologi informasi dan telekomunikasi di Indonesia bertujuan untuk memfasilitasi kegiatan interakasi ekonomi-sosial masyarakat dan sektor produksi. Oleh sebab itu pemerintah berupaya keras untuk memperluas jangkauan layanan telekomunikasi sampai ke seluruh lapisan masyarakat. Instrumen yang digunakan selama ini adalah melalui badan usaha operator telekomunikasi yang melakukan usaha/bisnis layanan telekomunikasi melalui layanan fixed line, seluler, atau satelit. Secara teknis cara ini telah berhasil membuat fasilitas telekomunikasi menjangkau seluruh wilayah geografis Indonesia (dari Sabang sampai Merauke). Namun keterjangkauan teknis-geografis ini tidak membuat sistem telekomunikasi terjangkau bagi masyarakat, yang merupakan sasaran utama. didalam perkembangan bisnis di dunia it sendiri terdapat jenis dan tipe bisnis Terdapat 2 macam bisnis informatika yaitu produk dan jasa.
1.      Produk
·         Hardware / Perangkat Keras
·         Software / Perangkat Lunak
2.      Jasa
·         Aplikasi
·         e-commerce
·         Infrastruktur informasi dan komputer

 III.            Kerangka Dokumen yang Tertuang dalam Kerangka Acuan Kerja (KAK)
Kerangka Acuan Kerja atau Kerangka Acuan Kegiatan yang disingkat KAK adalah dokumen perencanaan kegiatan yang berisi penjelasan/keterangan mengenai apa, mengapa, siapa, kapan, di mana, bagaimana, dan berapa perkiraan biayanya suatu kegiatan. Dengan kata lain, KAK berisi uraian tentang latar belakang, tujuan, ruang lingkup, masukan yang dibutuhkan, dan hasil yang diharapkan dari suatu kegiatan. KAK dalam bahasa Inggris adalah Term Of Reference yang disingkat TOR.
KAK merupakan gambaran umum dan penjelasan mengenai kegiatan yang akan dilaksanakan sesuai dengan tugas dan fungsi Kementerian Negara/Lembaga. Dalam KAK tercakup latar belakang, maksud dan tujuan, indikator keluaran dan keluaran, cara pelaksanaan kegiatan, pelaksana dan penanggung jawab kegiatan, jadwal kegiatan, dan biaya kegiatan.
Fungsi KAK adalah untuk menentukan topik proyek, merumuskan masalah kemudian mencari jawaban atas permasalan melalui metode dan alat yang ditentukan, sekaligus menyelesaikan tugas proyek tepat waktu. TOR sangat penting bagi MP, ia akan cepat mengerti apa yang akan dikerjakan kendati ia tidak mengikuti rapat tim. Selain itu TOR ini menjadi semacam catatan pertanggungjawaban atau akuntabilitas dan bukti transparansi bagi seluruh tim proyek.
Dalam rangka penyusunan Standar Biaya Khusus (SBK), KAK disusun berdasarkan Peraturan Dirjen Anggaran Nomor PER-2/AG/2010.

1)      Latar Belakang (Why)
·         Dasar hukum: Menjelaskan dasar hukum yang terkait dan kebijakan Kementerian Negara/Lembaga yang merupakan dasar keberadaan kegiatan/aktivitas berkenaan berupa Peraturan Perundangan yang berlaku, Rencana Strategis Kementerian Negara/Lembaga, dan Tugas Fungsi Kementerian Negara/Lembaga;
·         Gambaran umum: Penjelasan secara singkat mengapa (why) kegiatan tersebut dilaksanakan dan alasan penting kegiatan tersebut dilaksanakan serta keterkaitan kegiatan yang dipilih dengan kegiatan keluaran (output) dalam mendukung pencapaian sasaran dan kinerja program/yang pada akhirnya akan mendukung pencapaian tujuan kebijakan.

2)      Kegiatan Yang Dilaksanakan (What)
·         Uraian Kegiatan
·         Batasan Kegiatan

3)      Maksud dan Tujuan (Why)
·         Maksud Kegiatan: Menjelaskan mengapa (why) kegiatan harus dilaksanakan
·         Tujuan Kegiatan: Hasil akhir yang diharapkan dari suatu kegiatan (bersifat kualitatif) dan manfaat (outcome) kegiatan.

4)      Indikator Keluaran dan Keluaran
·         Indikator Keluaran (kualitatif): Menjelaskan indikator keluaran (output) berupa target yang ingin dicapai (bersifat kualitatif)
·         Keluaran (kuantitatif): keluaran (output) yang terukur dalam suatu kegiatan (bersifat kuantitatif). Misalnya: 50 km, 40 m², 20 orang, 1 LHP, dan lain-lain.

5)      Cara Pelaksanaan Kegiatan (How)
·         Metode Pelaksanaan: Menjelaskan bagaimana (how) cara pelaksanaan kegiatan baik berupa metode pelaksanaan, komponen, dan
·         Tahapan Kegiatan: tahapan dalam mendukung pencapaian keluaran (output) kegiatan.

6)      Tempat pelaksanaan Kegiatan (where)
Menjelaskan dimana (where) kegiatan tersebut akan dilaksanakan.

7)      Pelaksana dan Penanggung Jawab Kegiatan (who)
·         Pelaksana kegiatan: Menjelaskan siapa (who) saja yang terlibat
Apabila menyangkut jasa konsultasi, maka terdapat informasi Tenaga ahli yang dibutuhkan meliputi :
o   Tingkat pendidikan formal sesuai bidang keahlian dari masing masing tenaga ahli yang dibutuhkan;
o   Pengalaman dalam menangani pekerjaan yang sejenis/ sesuai bidang keahliannya;
o   Jumlah masing masing tenaga ahli yang dibutuhkan;
o   Waktu penugasan dari masing masing tenaga ahli

·         Penanggungjawab kegiatan: Siapa bertanggungjawab atas pelaksanaan kegiatannya.
·         Penerima manfaat

8)      Jadwal Kegiatan
·         Waktu pelaksanaan kegiatan (when): Menjelaskan berapa lama dan kapan (when) kegiatan tersebut dilaksanakan,
·         Matriks pelaksanaan kegiatan (time table): dilengkapi time table kegiatan.

9)      Biaya (how much)
Berisikan total biaya (how much) kegiatan sebesar nilai nominal tertentu yang dirinci dalam (Rencana Anggaran Biaya) RAB sebagai lampiran KAK.

10)  Penandatangan KAK
Diisi pejabat yang bertanggung jawab pada kegiatan yang akan dilaksanakan.
Berikut merupakan format penyusunan KAK :

Kementerian Negara/Lembaga: ………(diisi dengan nomenklatur Kementerian Negara/Lembaga)
Unit Organisasi: ………(Diisi dengan nomenklatur Unit Eselon I yang bersangkutan)
Program: ………(diisi dengan nama program)
Sasaran Program: ………(diisi dengan sasaran program dalam Renja K/L atau RKP)
Usulan SBK: Kegiatan/Subkegiatan/Detail Kegiatan *)
Kegiatan: …………………………….
Subkegiatan: …………………………….
Detail Kegiatan: …………………………….









IV.            Format dan Tipe Proposal
Format Proposal Pendirian Usaha
A.    PENDAHULUAN
1.      Latar belakang pendirian usaha
2.      Visi perusahaa
3.      Misi perusahaan

B.     TUJUAN
(tujuan didirikannya usaha tersebut)

C.     KEPENGURUSAN
(struktur organisasi penanggung jawab perusahaan)

D.    IDENTITAS PERUSAHAAN
1.      Nama perusahaan
2.      Alamat perusahaan

E.     TENAGA KERJA
(nama, jumlah, jam kerja, & job description)

F.      SARANA PRASARANA
(aspek bangunan, aspek peralatan kantor, aspek peralatan produksi, bahan baku dankemasan, dan sarana penunjang lain. Lengkapi dengan layout bangunan dan tataletakruang)

G.    PETA PEMASARAN
(strategi pemasaran / rencana pendistribusian disertai data-data / layout yangmendukung / melengkapi dari rencana pemasaran yang akan dilakukan)

H.    STUDI KELAYAKAN
(lihat format analisis usaha dalam Format Laporan)

I.       ANALISIS SWOT
(uraikan SWOT dan analisislah sehingga dapat diambil langkah-langkah yangmendukung terwujudnya visi & misi)

J.       KESIMPULAN
(beberapa simpulan data yang menjadikan perusahaan tersebut layak didirikan
    V.            Contoh Penyusunan Proposal Usaha dalam Jenis Konsultan IT
Berikut ini merupakan contoh penyusunan proposal usaha dalam jenis konsultan IT.

PROPOSAL USAHA




SUGEMA Computer

IT CLINIC AND NETWORKING






 

KATA PENGANTAR

            Puji  beserta rasa syukur terlebih dahulu kami ucapkan kepada tuhan yang maha esa sebagai landasan utama bagi kami dalam melakukan setiap aktivitas  dan kelancaran khususnya dalam mmenyusun proposal usaha ini.
            Proposal usaha ini kami ajukan sebagai permohonan dana untuk usaha yang akan baru kami dirikan.Adapun nama usaha yang akan kami dirikan adalah Sugema Komputer, IT SUPPORT and NETWORKING, yang bergerak dibidang teknologi informasi, usaha ini kami prioritas utamakan dalam bentuk pelayanan jasa di bidang IT seperti Instalasi komputer, rental, service hardware dan software, penjualankomputer dan accesories komputer . Kami juga akan menyediakan layanan jasa terbuka untuk konsultasi masalah IT yang seringkali di alami oleh para konsumen sebagai salah satu keunikan dariusaha yang saya dirikan ini.
            Usaha ini akan kami dirikan di wilayah Sodonghilir, tepatnya di Jl. Raya Sodonghilir-Deudel Kp. Limusnunggal 2 Desa/Kecamatan Sodonghilir Kabupaten Tasikmalaya, karena diwilayah ini pelayanan di bidang IT masih sangat jarang.  Usaha ini akan di mulai pada bulan Maret 2013.
            Harapan kami semoga proposal ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi investor yang akan menanamkan modal, sehingga dengan pengajuan proposal ini kami bisa mendapatkan dana untuk memulai usaha yang telah saya susun ini.                                                                                                                                                        

Sodonghilir ,       Februari  2013

                                                                                    Penyusun


Daftar Isi
KATA PENGANTAR ..................................................................................................... i
DAFTAR ISI ................................................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN .............................................................................................. 1
A.   Latar Belakang Pendirian Usaha ........................................................................... 1
B.    Nama Dan Tempat Usaha ..................................................................................... 2
C.    Prospek Pasar ........................................................................................................ 2
D.   Manfaat Sosial ....................................................................................................... 2
E.    Teknologi dan Bahan Baku Produksi .................................................................... 2
F.    Hukum ................................................................................................................... 3
G.   Keuangan .............................................................................................................. 3
BAB II  ASPEK PEMASARAN .................................................................................... 4
A.   Gambaran Umum Pasar ......................................................................................... 4
B.    Analisa Pemasaran ................................................................................................. 4
C.    Strategi Pemasaran ................................................................................................ 5
D.   Analisis Pesaing ..................................................................................................... 5
E.    Peluang Pasar ........................................................................................................ 6
BAB III  ASPEK PRODUKSI ....................................................................................... 8
A.   Produk Dan Jasa .................................................................................................... 8
B.    Proses Produksi ..................................................................................................... 10
C.    Bahan Baku ........................................................................................................... 11
D.   Analisis Kebutuhan Dan Rencana Pengembangan SDM ...................................... 12
E.    Rencana Pengembangan Usaha ............................................................................. 12
F.    Keberhasilan Usaha ............................................................................................... 12
G.   Analisis SWOT ...................................................................................................... 12
A.   Asumsi-asumsi ....................................................................................................... 14
B.    Rencana Anggaran Biaya ...................................................................................... 14
BAB V  PENUTUP .......................................................................................................... 16

BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang Pendirian Usaha
Perkembangan dunia teknologi dan informasi pada saat sekarang begitu cepat dan selalu mengikuti pergerakan masyarakat. Hal inilah yang membuat ketergentungan antara masyarakat dan komputer. Serta kebutuhan masyarakat untuk berkomunikasi dengan yang lainnya dalam jarak yang jauh melalui fasilitas jaringan internet sehingga masyarakat sangat membutuhkan pengetahuan dan keterampilan dalam menggunakan komputer dan tidak sedikit dari masyarakat awam mengalami kendala dalam menggunakan komputer dan perangkat teknologi informasi lainnya.
Dari penjelasan diatas akan menjadi landasan utama bagi saya dalam mendirikan usaha di bidang IT, beberapa hal yang menjadi faktor utama pendirian usaha IT CLINIC and NETWORKING yaitu :
a.         Masyarakat yang menggunakan ataupun mempunyai PC  sering mengalami kendala masalah dalam perbaikan kerusakan-kerusakan yang terjadi pada PC nya baik untuk Software(Piranti Lunak) maupun Hardware(Piranti Keras) komputer itu sendiri dan perawatan atas PC nya (Maintenance).
b.         Masyarakat sangat membutuhkan layanan internet dalam mengakses informasi-informasi yang berkembang baik untuk di pakai secara pribadi (Home) maupun Organisasi (WorkGroup) namun mereka belum bisa memasang instalasi jaringan internet untuk hal tersebut.
c.         Kebutuhan pribadi maupun organisasi untuk membuat sebuah sistem informasi tentang orgnisasi itu yaitu Website sebagai fasilitas untuk memperkenalkan tentang organisasi itu melalui dunia maya.
d.         Keinginan masyarakat untuk mempunyai sebuah akun di dunia maya melalui weblog pribadi atau komersil sebagai bagian dari jejaring sosial untuk berbagi data, music, tutorial dan banya lagi, namun mereka belum mampu mendesign tampilan yang bagus untuk webblog tersebut.
e.         Kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan informasi dalam berbagai masalah yang mereka hadapi di bidang IT, dengan pelayanan konsultasi IT kami menyediakn jawaban utntuk itu.
Dari faktor beberapa faktor utama di atas maka kami merasa penting untuk mendirikan usaha pelayanan jasa di bidang teknologi informasi ini.

B.     Nama Dan Tempat Usaha
Usaha pelayanan jasa ini merupakan rintisan usaha baru yangsaya beri  nama SUGEMA Computer, IT CLINIC and NETWORKINGyang mencakup instalasi komputer, instalasi jaringan lokal, konsultasi gratis masalah IT, service hardware dan software dan penjualan aksesoris komputer. Untuk tempat usahanya akan kami dirikan di Jl. Raya Sodonghilir-Deudel Kp. Limusnunggal 2 Desa/Kecamatan Sodonghilir Kabupaten Tasikmalaya.

C.    Prospek Pasar
Adapun prospek pasar yang menjadi peluang usaha pelayanan jasa usaha IT CLINIC and NETWORKING ini adalah masyarakat umum, pelajar, mahasiswaataupun organisasi/instansi yang menggunakan komputer atau laptop di sekitar tempat usaha ini.

D.    Manfaat Sosial
Kemajuan usaha juga dapat mempengaruhi lingkungan sekitar, sehingga dapat memberdayakan masyarakat yang mempunyai keahlian di bidang IT untuk bisa bekerja di usaha ini, serta masyarakat yang masih awam dengan dunia IT bisa mendapatkan informasi dari layanan jasa yang kami tawarkan.
Tidak menutup kemungkinan kami akan membuka cabang baru untuk memperluas wilayah pemasaran. Harapan kami setiap tahunnya ada Cabang baru yang akan kami dirikan.

E.     Teknologi dan Bahan Baku Produksi
Karena usaha ini bergerak di bidang teknologi informasi maka hardware dan software yang kami gunakan adalah product terbaru dari perkembangan teknologi komputer seperti sistem operasi windows, Linux, Aplikasi Antivirus terbaru, Aplikasi terbaru lainnya serta perangkat untuk jaringan lokal juga berbagai aksesoris komputer terbaru.
F.     Hukum
Badan usaha yang kami dirikan ini baru dan belum mempunyai badan hukum yang tatap, namun dalam perkembangannya nanti kami akan mengajukan pembuatan NPWP agar kami mempunyai badan hukum yang tetap.

G.    Keuangan
Untuk pendirian usaha IT CLINIC and NETWORKING ini secara garis besar kami membutuh kan dana investasi awal senila ± Rp 25.000.000,- namun rincian dananya akan di jelaskan pada bab aspek keuangan.



BAB II
 ASPEK PEMASARAN

A.    Gambaran Umum Pasar
Untuk saat ini jumlah prospek pasar dibidang service komputer khusunya di daerah Tasikmalaya masih sangat luas, untuk itu kami berfokus pada daerah ini yaitu di daerah kecamatan Sodonghilir yang mana kami melihat kebutuhan jasa IT cukup tinggi.

B.     Analisa Pemasaran
1.      Konsumen
a.       Sasaran Utama Konsumen
-          Pelajar siswa SMP/Sederajat, SMA/Sederajat maupun mahasiswa yang masih dalam tahap pembelajaran.
-          Pegawai perkantoran seperti Guru Sekolah, Dosen, Pegawai kantor yang berada di sekitar tempat usaha
-          Teman-teman dari kami yang sudah mengetahui kapasitas kerja dan kemampuan kami
-          Konsumen yang sudah pernah menjadi pelanggan kami sebelumnya
-          Masyarakat sekitar tempat usaha pada umumnya
b.      Bidang usaha yang dijalankan
-          Instalasi komputer
-          Service hardware dan software
-          Rental komputer
-          Jaringan komputer
-          Jual beli komputer dan accessories
c.       Layanan yang saya sediakan
-          Konsultasi gratis di bidang IT




C.    Strategi Pemasaran
Strategi pemasaran yang dilakukan :
a.       Keterangan Produk
Produk yang akan di jual di khususkan pada pelayanan jasa dan aksesoris komputer yang mana pelayanan jasa ini di lakukan oleh pegawai yang sudah memiliki skil dan keterampilan di bidang usaha.
b.      Keunggulan Produk dan Jasa
Disini kami tidak hanya menyediakan pelayanan jasa saat pelanggan masuk, namun untuk jaringan kami memberikan maintenance atau garansi untuk produk yang bermasalah. Kami juga memberikan pelayanan jasa untuk scaning virus dan konsultasi masalah IT secara gratis kepada konsumen.
c.       Harga Produk
Harga yang di tawarkan itu bergantung pada tingkat atau level permintaan dari konsumen, namun semua bentuk harga akan terjangkau oleh konsumen,
d.      Jalur Penjulan
Penjualan Produk dan jasa akan kami lakukan secara indoor dan outdoor, dimana tidak hanya di tempat usaha tapi kami akan menerima layanan antar dan jemput produk. Penjuan kami lakukan secara langsung maupun melalu internet atau melalui telephone.
e.       Promosi
Untuk promosi priorotas utama kami adalah melau website, facebook, twitter,radio dan pamflet yang akan di sebar. Kemudian presentasi langsung ke-kantor kantor dan toko yang sudah membutuhkan sebuah sistem informasi untuk kantornya.

D.    Analisis Pesaing
a.      Tahap Survey Pesaing
Adapun tahap survey yang kami lakukan untuk meninjau pesaing di sekitar lokasi usaha yang akan kami lakukan yaitu di daerah Sodonghilir, Taraju, Bojonggambir dan Parungponteng adalah dengan cara tinjaun langsung lokasi pesaing dan informasi dari teman-teman terdekat serta beberapa konsumen.



b.      Jumlah Pesaing
Dari survei yang kami lakukan ada beberapa bentuk service komputer dan penjualan komputer yaitu :
Daerah Lokasi
Jumlah Toko
Kecamatan Sodonghilir
1
Kecamatan Taraju
2
Kecamatan Bojonggambir
1
Kecamatan Parungponteng
2

c.      Keunggulan dan Kekurangan Pesaing
Dari data yang kami kumpulkan ada beberapa kelebihan dan kekurangan pesaing
Kelebihan :
-          Penjualan Aksesoris yang sudah lengkap
-          Jumlah pelanggan tetap yang sudah banyak
-          Tingkat kepercayaan konsumen yang sudah tinggi
-          Modal yang besar
-          Penjulan dan pembelian barang komputer
Kekurangan :
-          Tingkat Pelayanan jasa yang masih kurang nyaman dan ramah
-          Keterlambatan waktu perbaikan komputer bahkan untuk instalasi komputer itu mencapai 1 hingga 2 hari
-          Kemampuan anggota teknisi yang masih minim
-          Semua bentuk pelayanan jasa mempunyai nilai bayar
-          Susah untuk menerima panggilan langsung ke rumah
-          Monoton untuk penjualan dan service komputer saja

E.     Peluang Pasar
Dari beberapa kekurangan yang ada pada pesaing, maka kami bisa melihat peluang pasar yang  cukup menguntungkan, dimana untuk menarik pelaggan kami menyediakan layanan scan virus gratis dan konsultasi masalah IT. Kami juga mengutamakan layanan outdor-antar jemput barang serta pelayanan jasa yang cepat, bahakan untuk instalasi komputer bisa menuggu dalam hitungan jam. Hal inilah yang akan membuat peluang pasar kami di daerah kapalo koto menjadi cukup bagus, terutama untuk para mahasiswa yang sering mengalami kendala dalam masalah tugas  berbasis online.


BAB III
ASPEK PRODUKSI

A.    Produk Dan Jasa
Jenis layanan jasa yang akan kami tawarkan pada usah IT support and Networking meliputi :
a.    Instalasi Komputer
-       Instal ulang sistem operasi untuk PC dan Laptop memakai sistem operasi windows xp, windows vista, windos 7, linux, windows server
-       Instal program aplikasi seperti aplikasi untuk music, video, office, multimedia dan game
-       Maintenance komputer meliputi perbaikan kerusakan pc, upgrade pc,  Virus Scaning

Reaparasi Komputer                                    Instal Sistem Operasi Windows 7 
-          
Instal Sistem operasi Linux                              Maintenance Komputer

b.      Instalasi Jaringan Lokal
-          Pemasangan Jaringan Warnet
-          Pemasangan speedy untuk rumah
-          Pemasangan jaringan wireless
-          Pembuatan hotspot area
-          Instalasi program aplikasi billing untuk warnet
Model Instalasi Jaringan Internet Untuk Warnet





Model Jaringan Wireless (Home)                   Salah satu jenis HUB yang dipakai


Model Modem Speedy Huawei Dan Wireless
c.       Konsultasi IT
-          Konsultasi masalah pemakain sistem operasi
-          Konsultasi masalah jaringan internet
-          Konsultasi masalah pemakain software aplikasi


Konsultasi Masalah IT
d.      Layanan Jasa Pendukung
-          Editing Photo dan Video
-          Jual Beli aksesoris komputer
-          Jual Beli komputer Baru dan Second
-          Maintenance Jaringan

B.     Proses Produksi
a.       Instalasi Komputer
Adapun teknis dalam pelaksanaan instalasi komputer adalah sebagai berikut :
1.      Konsumen membawa laptop atau PC ke tempat kami ataupun kami datang langsung ke tempat konsumen
2.      Menanyakan permasalahan yang dihadapi, jika konsumen meminta instal ulang, maka akan di kerjakan secera cepat, maksimal selama 2 jam, jika perbaikan maka akan kami kami periksa dimana letak kerusakanyan dan mengganti alat yang munggkin harus di ganti.
b.      Instalasi Jaringan
Adapun teknis dalam pelaksanaan instalasi jaringan local area network(LAN) adalah sebagai berikut :
1.      Untuk jaringan warnet, maka kami langsung datang ke tempat warnet tersebut dan melakukan pemasangan disana
2.      Jika konsumen ingin tau beres maka semua alat akan kami sediakan
3.      Maintennce akan kami berikan selama 1 bulan terhitung sejak warnet sudah bisa beroperasi
4.      Untuk jaringan home kami juaga akan langsung memasang ke rumah konsumen
c.       Konsultasi IT dan Scan virus gratis
1.      Ini kami lakukan secara gratis, sebagai keunggulan dari produk kami
2.      Konsumen bisa datang langsung, menanyakan masalah yang terjadi, dan kami akan memberikan solusi dari permaslahan itu.

C.    Bahan Baku
Adapun bahan baku yang kami gunakan adalh sebagai berikut “
Bidang Produksi
Bahan Baku
Instalasi Komputer

CD master sistem operasi
CD master program aplikasi
DVD room Eksternal
Memory Cadangan
Power suply
Obeng
Adaptor Series
Maintenace

Cleaner
Obeng
Antivirus
Program Aplikasi
Instalasi Jaringan

Krip Tool
Jack RJ
Kabel UTP
Modem ADSL
HUB 2x8
Aplikasi Billing
aksesoris Komputer


-            Kami akan merekrut Karyawan baru, karena SDM yang sekarang ini masih rangkap jabatan.
-            Kami akan mentraining karyawan baru untuk ditempatkan pada Cabang baru nantinya
-            Kami akan saling berbagi ilmu dan saling membantu untuk menerapkan sistem penjualan melalui internet marketing dan memantapkan strategi pemasaran kami.

Usaha ini akan terus kami kembangkan dengan semangat dan komitmen yang kuat, bahkan kami akan membuka cabang baru di daerah-daerah yang sangat dan memiliki peluang untuk usaha ini. Untuk modal pengembangan usaha akan kami tambah dari modal sendiri serta kredit bank.

Kami yakin usaha ini akan berkembang terus dan keberhasilannya di tentukan oleh beberapa hal sebagai berikut:
1.      Pelayanan Jasa kami yang ramah, cepat dan bertanggung jawab
2.      Letak yang strategis dalam endirikan usaha yaitu di sekitar universitas
3.      Keunggulan layanan scan virus gratis dan konsultasi IT yang belum pernah di lakukan pesaing sekitar
4.      Anggota tim yang mempunyai link dan partner yang cukup banyak
5.      Kemampuan dan skill dari anggota tim yang sudah mempunyai sertifikat
6.      Harga dari jasa yang di tawarkan cukup terjangkau untuk kalangan mahasiswa

1.      DampakTerhadapMasyarakatSekitar
-       Dengan adanya produk dan jasa yang unik mendpatkan dukungan terhadap masyarakat sekitar terhadap usah ini
-       Memberikan paradigma baru kepada masyarakat bahwa perkembangan komputer sangat cepat
-       Kami bisa mengembangkan jiwa kewirausahaan sehingga kami mengerti bisnis realnya
-       Tekhnologi yang kami terapkan dapat diakses oleh masyarakat pada umumnya sebagai media referensi mereka dalam membeli suatu produk pakaian dan aksesoris
-       Memberikan peluang kerja untuk teman yang mepunyai skill TI untuk bekerja di sini




BAB IV
ASPEK KEUANGAN

A.    Asumsi-asumsi
Penjualan yang tertera di bawah ini adalah prediksi penjualan yang terjadi bulan pertama, berdasarkan studi lapangan yang telah kami lakukan dengan mensurvey beberapa Toko Service Komputer yang terdapat pada  Harga, perkiraan omset, dan data-data tersebut adalah bersumber dari Pedagang yang berada di Pasar baru. Kami menargetkan penjualan terjadi peningkatan setiap tahunnya yaitu sebesar 10% dari total Penjualan pada tahun berakhir.

B.     Rencana Anggaran Biaya
Biaya yang diperlukan dalam mendirikan usaha ini adalah sebesar Rp19.559.000 (Sembilan Belas Juta lima ratus lima pulus sembilan ribu  rupiah) dengan rincian sebagai berikut :
No
Kebutuhan
Banyak
Satuan
Harga/satuan
Jumlah

Tahap Awal

1
Sewa Toko
1
Tahun
6.000.000
 6.000.000
2
Pembelian Etalase
1
Unit
1.150.000
1.150.000
 150 cm x 50cm x 100cm

3
Pembelian Cat dinding
3
kaleng
45.000
135.000
4
Tikar 4x4 m
1
Lembar
130.000
130.000
5
Alat Kebersihan
1
Set
50.000
50.000
6
Pemasangan Speedy
1
Bulan
175.000
175.000

JUMLAH



7.640.000

Pembelian Alat

7
Perangkat Komputer
1
Unit
3.500.000
3.500.000
8
Speaker
1
Unit
100.000
100.000
9
Printer 3 in 1
1
Unit
625.000
625.000
10
Meja Komputer
1
Unit
350.000
350.000
11
Alat Service
1
Set
75.000
75.000
12
HUB Router
2
Set
230.000
460.000
13
Modem ADSL
1
set
350.000
350.000
14
DVD exsternal
1
Unit
400.000
400.000

JUMLAH



5.860.000


 Accesoris Komputer

15
Mouse USB
5
set
35.000
175.000
16
Keyboard
5
set
40.000
200.000
17
Mouse Pad
5
pack
5.000
25.000
18
Keyboard Protector
5
pack
10.000
50.000
19
Cleaner
3
set
15.000
45.000
20
Screean Guard
3
set
50.000
150.000
21
Tinta Print Warna
3
set
 17.000
51.000
22
Tinta Print Hitam
3
set
20.000
60.000
23
Kabel Data
10
set
5.000
50.000
24
Kabel Power
10
set
5.000
50.000
25
Cardreader
5
set
5.000
25.000
26
Fan CPU
5
set
5.000
25.000
27
Cooling Laptop
5
set
45.000
225.000
28
CD-R
2
pack
47.000
94.000
29
CD-RW
2
pack
52.000
104.000
30
DVD-R
2
pack
55.000
110.000
31
DVD-RW
2
pack
60.000
 120.000
32
Flashdisk 4 GB
3
set
70.000
 210.000
33
Flashdisk 8 GB
3
set
110.000
 330.000

JUMLAH



2.099.000
34
Listrik
1
Bulan
100.000
100.000
35
Telphone
1
Bulan
200.000
200.000
36
Transportasi Pembelian Barang
4
Bulan
200.000
800.000
37
Pembelian Dispencer
1
Unit
300.000
300.000
38
Pengisian Galon
4
Bulan
20.000
80.000

JUMLAH



1.480.000

Promosi

39
Pembuatan Pamflet
50
Lembar
2.000
100.000
40
Hosting Website
1
Tahun
200.000
200.000
41
Iklan Radio
1
Bulan
200.000
200.000

JUMLAH



500.000
 42
Biaya Tak Terduga



2.000.000

TOTAL BIAYA



19.559.000




BAB V
PENUTUP

            Wirausaha dibidang IT pada saai ini merupakan salah satu bidang usaha yang sangat menjanjikan, seiring dengan perkembangan teknologi di bidang IT yang merambah hampir ke semua bidang. Banyaknya kantor-kantor atau instansi-instansi swasta maupun pemerintah yang memanfaatkan Teknologi informasi dalam setiap kegiatan yang dikerjakan menjadi bukti nyata pentingnya penggunaan teknologi informasi dalam menyelsaikan pekerjaan.
            Atas dasar tersebut diatas saya menganggap usaha di bidang IT yang akan di laksanakan akan sangat prospektif, khususnya di wilayah Kecamatan Sodonghilir yang masih minimnya pelayana jasa di bidang IT.
            Semoga dengan disusunnya proposal ini, menjadi bahan pertimbangan bagi para investor dalam memberikan modal untuk usaha SUGEMA Computer.





Daftar Pustaka


https://www.academia.edu/5206580/KERANGKA_ACUAN_KERJA_KAK_JASA_KONSULTANSI_PEKERJAAN_PERENCANAAN_PERBAIKAN_INTERIOR_WISMA_AHMAD_SUBARDJO_DEPARTEMEN_LUAR_NEGERI_REPUBLIK_INDONESIA
https://slideplayer.info/slide/3646377/
http://swandyperwira.blogspot.com/2014/12/normal-0-false-false-false-en-gb-x-none_7.html
https://id.scribd.com/doc/5339878/format-proposal-usaha
http://amaliazatiatsari.blogspot.com/2019/01/regulasi-dan-prosedur-pengadaan-barang.html
https://www.scribd.com/doc/125404930/Proposal-Usaha-bidang-IT

Komputasi Paralel

1. Overview A. Apa itu komputasi paralel ?   1) Serial Computing             Secara tradisional, perangkat lunak telah ditulis u...