Jumat, 11 Oktober 2019

Profil Perusahaan yang Bergerak Dalam Bisnis Informatika




PERUSAHAAN GRAB


            1.     Sejarah Perusahaan Grab

Anthony Tan sedang kuliah di Harvard Business School, Amerika Serikat, ketika teman sekelasnya bercerita tentang betapa sulitnya mendapatkan taksi di Malaysia. “Apa yang salah dengan sistem taksi?” kata Anthony, mengenang perkataan teman tentang negara asalnya tiga tahun lalu, seperti dikutip dari Bloomberg. Temannya juga menegaskan, “Kakek buyut Anda adalah seorang sopir taksi, kakekmu memulai industri otomotif Jepang di Malaysia, ayo lakukan sesuatu tentang ini.”
Anthony adalah anak konglomerat di Malaysia. Ayahnya, Tan Heng Chew, menjalankan perusahaan Tan Chong Motor Holdings Bhd yang kini jadi distributor tunggal mobil Nissan di Malaysia.
       Gambar 1.1 Anthony Tan, CEO Perusahaan Grab
Anak bungsu dari tiga bersaudara bekerja untuk perusahaan keluarga setelah lulus dari University of Chicago pada 2004. Dua kakaknya kini memilih bekerja di perusahaan keluarga.
Anthony melanjutkan kuliahnya di Harvard Business School untuk Master of Business Administration (MBA) sejak 2009 sampai 2011. Anthony kemudian menyusun rencana bisnis yang mirip dengan layanan Uber pada 2012. Di tahun yang sama, Anthony keluar dari bisnis keluarga. Semua itu dia lakukan untuk membangun GrabTaxi, aplikasi yang pada awalnya dirancang untuk mendukung perusahaan taksi, namun belakangan juga menggoyang perusahaan taksi.
Perusahaan digerakan dari dukungan investor perorangan maupun pemodal ventura. Tetapi Anthony memilih kantor pusat GrabTaxi di Singapura, bukan Malaysia sebagai negara asalnya.
Ketika GrabTaxi hadir di Indonesia, seorang sopir taksi di Jakarta mengatakan bisa lebih banyak mendapatkan penumpang dan pendapatannya tumbuh 15 persen dibandingkan sebelum memakai aplikasi ini. GrabTaxi juga memberi bonus kepada pengemudi dan memberi diskon kepada penumpang.
GrabTaxi semakin membuat pusing perusahaan taksi dengan meluncurkan GrabCar pada Juni 2015 di Bali. Aplikasi ini mirip seperti Uber, yang memungkinkan mobil pribadi beroperasi mengangkut penumpang yang berbasis aplikasi online. GrabCar memperkuat posisinya dengan hadir di Jakarta pada Agustus 2015.
Tiga tahun berjalan, bisnis yang dirintis Anthony tumbuh menjadi aplikasi layanan kendaraan panggilan terbesar di Asia Tenggara. Pria 34 tahun ini memutuskan mengubah nama aplikasi GrabTaxi menjadi Grab pada awal 2016. Dia pun berharap Grab bisa meraih untung di tahun ini dari beberapa layanan.
Sejauh ini, Grab beroperasi di Singapura, Indonesia, Filipina, Malaysia, Thailand, dan Vietnam.Di Indonesia, saat ini Grab memberi empat layanan berupa GrabTaxi, GrabCar, GrabBike yang memberi layanan ojek online, dan GrabExpress selaku kurir instan.
2.     Jenis Layanan Perusahaan Grab
Grab terus memperluas area layanan nya di seluruh Indonesia, kini banyak kota maupun kecamatan yang sudah tercover. Tentunya beberapa jenis layanan seperti Grabbike, Grabcar, GrabFood sudah dikenal secara luas serta digunakan oleh berbagai kalangan. Grab juga hadir dengan berbagai layanan baru seperti Grab Taxi, Grab Fresh maupun Grab Express di beberapa daerah.
Selain bisa memesan Grab Car, kini pengguna juga bisa menggunakan fitur sewa atau rent untuk kebutuhan sewa mobil Grab. Pemesanan semua layanan Grab bisa dilakukan melalui aplikasi yang bisa didownload secara gratis di Playstore ataupun App Store. Kebutuhan transportasi sudah pasti banyak peminat serta pengguna nya sehingga tak salah apabila memilih pemesanan secara online.

Terlebih dengan layanan Grab Express kita dapat melakukan pengiriman secara kilat, ditambah kerja sama denagn beberapa situs e-commerce seperti program Grab Same Day di Tokopedia. Kemudahan dalam metode pembayaran juga ditawarkan oleh Grab dengan menggunakan Grabpay. Konsumen dapat bebas membayar secara tunai dan juga non tunai dengan saldo Grabpay.

Terdapat 7 jenis layanan Grab, antara lain :

A.    Grab Taxi
GrabTaxi merupakan layanan Grab yang memberikan akses dan kemudahan bagi penumpang untuk menemukan driver Taxi terdekat. GrabTaxi sangat efisien karena bisa mencari serta menemukan driver taksi dengan cepat melalui aplikasi. Sisi keamanan nya juga terjamin karena driver sudah berpengalaman serta memiliki jaringan armada terluas di Indonesia.

B.     Grab Car
GrabCar memberikan layanan sewa kendaraan pribadi dengan supir dimana menghadirkan kebebasan pilihan untuk kenyamanan serta keamanan berkendara. Tarif Grabcar pasti karena dapat dilihat langsung melalui aplikasi ditambah tanpa biaya pemesanan. Menggunakan Grabcar juga sudah terlindungi dengan asuransi kecelakaan untuk maksimal 6 penumpang dalam 1 kendaraan.

C.     Grab Bike
GrabBike memberikan solusi alat transportasi cepat untuk menembus kemacetan. Keamanan juga terjamin karena biker sudah terdaftar dan memiliki lisensi dengan atribut lengkap. Selain itu catatan perjalanan juga transparan sehingga bisa sebagai pertimbangan bagi konsumen. Tarif nya sudah pasti terjangkau sehingga tidak perlu tawar menawar soal biaya perjalanan.

D.    Grab Express
GrabExpress menawarkan layanan kurir kilat berbasis aplikasi dengan kecepatan, kepastian dan keamanan terbaik. Untuk mengantar dokumen maupun paket sangat dapat diandalkan karena waktu kirim nya tergolong singkat. Selain itu jaminan asuransi mencapai 10 juta rupiah juga memberikan kenyamanan bagi konsumen. Tarifnya juga cukup terjangkau mulai 15 ribu rupiah.

E.     Grab Food
GrabFood merupakan layanan pesan antar makanan yang memiliki pilihan beragam menu dari restoran berkualitas. Proses antar makanan nya juga cepat sehingga bisa diandalkan kapan saja. Kualitas makanan akan tetap terjaga karena menggunakan tas thermal yang sudah didesain khusus.

F.      Grab Fresh
GrabFresh memberikan kemudian untuk belanja kebutuhan sehari-hari melalui aplikasi yang kemudian diantar ke rumah melalui driver. Banyak toko maupun produk yang bisa anda pilih sesuai dengan keinginan setelah itu personal shopper akan melanjutkan order anda dengan memilih produk terbaik. Jika produk tidak sesuai dengan pesanan maka dapat ditukar atau dikembalikan.

G.    Grab Rent
GrabRent merupakan jenis layanan sewa GrabCar yang memberikan fleksibilitas waktu untuk menyesuaikan kebutuhan anda. Selain itu apabila mengambil tambahan waktu maka biaya yang dikeluarkan masih terjangkau. Terlebih tarifnya transparan karena bisa diketahui oleh penumpang karena muncul dalam aplikasi, ditambah dengan proses pembayaran tunai atau non tunai untuk berbagai kebutuhan perjalanan.

3.     Ruang Lingkup Perusahaan Grab

          Didirikan di Malaysia pada 2012, awalnya Grab hanyalah sebuah aplikasi taksi. Selanjutnya, perusahaan pindah ke Singapura pada 2014 dan kini Grab telah beroperasi di 336 kota di delapan negara Asia Tenggara. Grab menyediakan layanan mulai dari transportasi, pengiriman, hingga pembayaran. Dari pertumbuhan yang signifikan itu, Grab menyebut setidaknya aplikasi Grab telah diunduh 138 juta kali.

      Grab makin berjaya pasca akuisisi yang dilakukan oleh Uber Technologies AS tahun lalu. Dengan bergabungnya Uber menjadi bagian dari Grab, perusahaan berharap menjadi perusahaan super app yang akan menyediakan berbagai layanan kepada penggunanya hanya dengan satu "jendela" saja.

     Sampai saat ini, Grab masih akan fokus menjangkau pasar Asia Tenggara dan belum melirik lokasi lain. Ini dikarenakan masih banyaknya peluang di wilayah ini. Adapun untuk investor yang menjadi bagian dari Grab, Tan mengaku jika kerjasama dengan SoftBank dan Toyota asal jepang merupakan tindakan yang tepat.

            4.     Pendapatan Perusahaan Grab

Riset yang dilakukan oleh CSIS dan Tenggara Strategics mengestimasi bahwa Grab memberikan kontribusi Rp 48,9 triliun ke perekonomian Indonesia pada 2018. Kontribusi ini diberikan melalui empat lini usaha yaitu yakni GrabBike, GrabCar, GrabFood dan Kudo.
Survei yang dilakukan di lima kota di Indonesia yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan dan Makassar ini dilakukan kepada 3.418 responden yang dilakukan dari November hingga Desember 2018 terhadap pendapatan mereka yang diperoleh melalui platform Grab.

GrabFood adalah penyumbang terbesar, diikuti oleh GrabBike dan GrabCar. Sementara itu, Kudo telah memberikan dampak signifikan di kota-kota tingkat kedua dan ketiga di Indonesia.

Dalam riset tersebut, CSIS dan Tenggara Strategics memperkirakan bahwa GrabFood memberikan kontribusi terbesar yaitu Rp 20,8 triliun dari Rp 48,9 triliun. Demikian juga, GrabBike dan GrabCar berkontribusi masing-masing Rp 15,7 triliun dan Rp 9,7 triliun.

Berdasarkan survei, rata-rata pendapatan mitra pengemudi GrabBike dan GrabCar di 5 kota meningkat sebesar 113 persen dan 114 persen, menjadi Rp 4 juta dan Rp 7 juta per bulan, setelah bermitra dengan Grab.

Untuk GrabBike, 50 persenn mitra pengemudi memiliki pendapatan pada kisaran Rp 3 – Rp 5 juta setelah bermitra. Sebelumnya, hanya 22 persen dari mitra pengemudi yang memiliki pendapatan pada kisaran ini.

Lebih lanjut, terdapat 18 perse mitra pengemudi yang berada pada kelompok pendapatan Rp 5 – Rp 7 juta setelah bermitra dengan GrabBike. Berdasarkan temuan ini, CSIS-Tenggara Strategics menyimpulkan bahwa mayoritas mitra GrabBike memiliki tingkat pendapatan 135 persen di atas rata-rata pengusaha informal dan 208% di atas pekerja bebas, seperti dicatat oleh BPS. Kudo melalui jaringan agennya menciptakan kontribusi ekonomi sebesar Rp 2,7 triliun.

Putaran pendanaan Grab yang besar dimulai tak lama setelah membeli operasi Uber di Asia Tenggara pada Maret 2018 dan sebagai imbalannya, Uber mengakuisisi 27,5 persen saham di bisnis Grab.

     


Sumber :


1. https://grabaja.wordpress.com/sejarah/            
2. https://www.infojek.com/cara-memesan-grab/                             

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komputasi Paralel

1. Overview A. Apa itu komputasi paralel ?   1) Serial Computing             Secara tradisional, perangkat lunak telah ditulis u...